Rabu, 17 Juli 2019 – 12:14 WIB

Bupati Imbau Warga Beralih Mengonsumsi Minyak Kelapa Lokal, Nih Alasannya

Jumat, 07 Juni 2019 – 19:23 WIB
Bupati Imbau Warga Beralih Mengonsumsi Minyak Kelapa Lokal, Nih Alasannya - JPNN.COM

jpnn.com, MANADO - Pasca-pencanangan lanang bango atau produk minyak kelapa lokal produksi rumah tangga, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Gaghana ME, mengajak seluruh warga Sangihe mengonsumsinya.

Menurut Bupati Jabes, ada beberapa alasan mengapa warga harus beralih dari minyak kelapa pabrikan ke lanang bango. Dari sisi perekonomian, turut membantu penghasilan warga pasca-anjloknya harga kopra serta sangat unggul dari sisi kesehatan.

Selain mengajak warga, bupati juga meminta kalangan Aparat Sipil Negara (ASN) Pemkab Sangihe menjadi paling utama dan wajib menggunakan minyak kelapa lokal untuk kebutuhan memasak setiap hari.

"Terutama jajaran ASN. Saya minta beralih dari minyak kelapa pabrikan ke lanang bango. Selain produk lokal, juga menjadi kebanggaan daerah di masa datang,” ungkap bupati seperti dilansir Manado Post (Jawa Pos Group).

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe dr Jopy Thungari membenarkan kualitas minyak kelapa lokal jauh lebih baik dari produk minyak kelapa sawit atau pabrikan. Dari kandungannya saja, kata Thungari, khusus minyak kelapa lokal banyak mengandung asam lemak rantai pendek dan rantai menengah. Dimana pada kedua rantai dimaksud kandungan lemak cepat untuk di metabolisme tubuh dan diubah menjadi energi.

"Semua minyak ada asam lemak. Khusus lokal paling banyak rantai pendek dan menengah. Ketika dikonsumsi akan cepat diubah menjadi energi,” katanya.

Menurutnya, kandungan lemak rendah dan sebagai efek dari asam lemak yang tidak tertimbun dalam darah, minyak kelapa lokal juga berkhasiat menurunkan berat badan serta menghindari penyakit lainnya seperti kolesterol dan penyempitan pembuluh darah.

"Karena langsung diubah menjadi energi, asam lemak minyak kelapa lokal tidak tertimbun dalam darah sehingga tidak ada penumpukan lemak. Kita terhindar dari penyempitan pembuluh darah,” ujar Thungari.(JPG/wan/gel)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar