Bursa Saham Terseret Global Market

Bursa Saham Terseret Global Market
Bursa Saham Terseret Global Market
Menyudahi perdagangan Senin (19/9), Indeks ditutup luruh 80,129 poin (2,09 persen) ke level 3.755,052. Sementara Indeks LQ45 ditutup ambles 15,760 poin (2,36 persen) ke level 654,336. Transaksi pemodal asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) Rp 94,812 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan berjalan sepi dengan frekuensi transaksi 91.040 kali pada volume 3,518 miliar lembar saham senilai Rp 3,109 triliun. Sebanyak 24 saham naik, sisanya 243 saham turun, dan 56 saham stagnan. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional: Indeks Komposit Shanghai jatuh 34,96 poin (1,41 persen) ke level 2.447,38. Indeks Hang Seng anjlok 537,36 poin (2,76 persen) ke level 18.917,95. Indeks Straits Times ambruk 34,66 poin (1,24 persen) ke level 2.754,38.

 

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Chandra Asri (TPIA) naik Rp 325 ke Rp 4.025, Mitra Adiperkasa (MAPI) naik Rp 275 ke RP 5.200, Telkom (TLKM) naik Rp 100 ke Rp 7.450, dan Sumber Alfaria (AMRT) naik Rp 100 ke Rp 3.400. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Sepatu Bata (BATA) turun Rp 1.000 ke Rp 59.000, Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 950 ke Rp 14.050, Astra Internasional (ASII) turun Rp 900 ke Rp 65.000, dan Unilever (UNVR) turun Rp 800 ke Rp 16.050. (far)

JAKARTA - Start buruk mewarnai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan Senin (19/9). Indeks di luar prediksi banyak irang terempas setelah


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News