Cak Imin Diminta Batalkan Niat Jadi Capres, Pengamat: Tanda Tokoh yang Diperhitungkan
jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengungkapkan ada pihak yang menyuruhnya mundur dari bursa calon presiden (capres) 2024.
Hal itu disampaikannya dalam sambutan saat membuka Grand Final Gus Muhaimin Festival Al Banjari di Kantor DPW PKB Jatim.
Cak Imin menyebut pihak-pihak tersebut menemuinya langsung untuk meminta dirinya tidak nyapres.
Pengamat politik Arif Nurul Imam menilai bisikan ke Cak Imin agar tidak maju dalam bursa pilpres bisa dibaca juga bahwa Ketua Umum PKB tersebut merupakan tokoh yang memilliki daya tawar politik tinggi dan diperhitungkan.
"Bisikan agar tidak Nyapres ke Cak Imin saya kira itu bisa juga dilihat Cak Imin merupakan tokoh potensial dan diperhitungkan, "ujar Arif.
Menurut Arif, Cak Imin memiliki modalitas politik yang bisa menjadikan bargaining politik dan mengerek elektabilitas.
"Sebagai ketua umum partai dan memiliki dukungan partai paling loyal adalah modal penting, selain bisa merepresentasikan dari kalangan santri," tuturnya. (ant/dil/jpnn)
Cak Imin mengungkapkan ada pihak yang menyuruhnya mundur dari bursa calon presiden (capres)
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- Tia Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Kisahkan Perjuangan Keluarga Muda demi Pendidikan
- Mencari Gus Rozin di Temu Nasional Ponpes, Cak Imin: Penting nih Menjelang Muktamar
- Heboh Pimpinan Ponpes Cabuli Santriwati, Cak Imin: Jangan Mudah Percaya Mondok Gratis
- Cak Imin Soroti Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes, Sudah Capai Level Darurat
- PKB Gelar Temu Nasional Gerakan Ponpes Anti-Kekerasan Seksual
- Tanggapi Usulan Capres-Cawapres Wajib Dari Kader Parpol, Pengamat: Keliru, Mempersempit Demokrasi
JPNN.com




