Carsome Dapat Suntikan Dana 19 Juta Dolar Amerika

Carsome Dapat Suntikan Dana 19 Juta Dolar Amerika
Erick Cheng (kiri) dan Teoh Jiun Ee (kanan). Foto: Istimewa

jpnn.com, JAKARTA - Carsome, platform penjualan mobil bekas berbasis online mendapat suntikan dana 19 juta dolar Amerika untuk pendanaan seri B.

Perusahaan didukung oleh investor lokal dan global yang berasal dari Eropa, China, AS, Jepang, dan Singapura.

Investasi baru ini dipimpin oleh Burda Principal Investments disusul Gobi Partners, lalu InnoVen Capital serta Lumia Capital.

Penambahan dana ini akan dialokasikan untuk meningkatkan dan memperdalam pijakan Carsome di Indonesia dan Thailand.

Kedua negara ini merupakan pasar otomotif terbesar dengan transaksi 3,6 juta mobil bekas setiap tahunnya.

Eric Cheng, Co-Founder dan CEO Carsome menjelaskan bahwa penambahan dana tersebut akan membantu mengintensifikasikan penjualan mobil bekas.

“Saat ini, pasar mobil bekas di Asia Tenggara diestimasikan bernilai lebih dari US$ 30 milyar setiap tahunnya, namun masih terpecah-pecah, tidak efisien, dan kurang transparan. Carsome megidentifikasi permasalahan tersebut dengan menyediakan platform penjualan mobil bekas online yang terintegrasi dan transparan untuk memudahkan konsumen menjual mobil mereka ke berbagai dealer secara cepat, adil, dan bebas,” kata Eric Cheng dalam siaran tertulisnya pada Jumat (23/3).

Seperti diketahui, total nilai transaksi bulanan Carsome mengalami peningkatan 4 kali lipat sejak bulan Januari 2017. Total penjualan mobil yang difasilitasi oleh platform online Carsome juga mengalami peningkatan 4 kali lipat dengan lebih dari  70 persen transaksi dilakukan antar-kota, bukti kuat proposisi nilai dan kecocokan produk yang ditawarkan oleh model bisnis Carsome bagi konsumennya.

Carsome, platform penjualan mobil bekas berbasis online mendapat suntikan dana 19 juta dolar Amerika untuk pendanaan seri B.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News