CATAT! Sudah Tiga Kasus Perampok Berlagak Polisi

CATAT! Sudah Tiga Kasus Perampok Berlagak Polisi
CATAT! Sudah Tiga Kasus Perampok Berlagak Polisi

jpnn.com - SIMALUNGUN – Kepolisian belum berhasil mengungkap dua kasus perampokan, dimana pelaku berlagak jadi polisi. Untuk kasus serupa yang ketiga kalinya, pelaku berhasil dibekuk massa.

Kasus terakhir terjadi di wilayah hukum Polres Simalungun, yakni di Nagori Silampuyang, Kecamatan Siantar.  Aksi dua pelaku, yakni yakni Rama Rinanda (28) dan Dedi Azmi (36) berhasil digagalkan massa hingga akhirnya mereka babak belur.

Korban Rizal Riski (20) mengatakan, kedua pelaku melancarkan aksinya dengan berpura-pura sebagai polisi yang melakukan penyelidikan.  

Usai melapor di Polsek Bangun, dia menceritakan, awalnya dia berangkat dari rumahnya di Afdeling 3 PTPN IV Kebun Marihat, hendak ke rumah salah seorang temannya, yang juga di sekitar Marihat. Saat melintas di lokasi kejadian, tepatnya di Jalan Siantar-Tanah Jawa, Nagori Silampuyang, seketika dari arah yang berlawananan kedua pelaku datang dan menghentikan laju sepedamotornya.

“Aku distop, kemudian surat-surat kretaku (sepeda motor, red) ditanyai, Bang. Mereka ngaku melakukan penyelidikan curanmor (pencurian kendaraan bermotor), karena kreta adik si Nanda (Rama Rinanda) itu hilang. Waktu itu, aku panik karena si Nanda menunjukkan pistol. Tapi aku agak curiga juga sama mereka,”  tutur Rizal didampingi ibunya Boru Manalu.

Kecurigaannya semakin besar setelah kedua pelaku merebut paksa sepedamotornya dan hendak membawa kabur. Spontan Buruh Harian Lepas (BHL) PTPN IV Marihat ini langsung berteriak “rampok”.

Beruntung, waktu bersamaan, satu unit angkutan umum Siantar Bus melintas dari lokasi dan membawa sejumlah penumpang.

“Waktu mereka mau kabur, aku langsung menendang kreta mereka yang dikendarai si Dedi. Waktu kutendang, dia terjatuh. Terus supir angkot datang menendang dia, makanya si Dedi itu masuk tercampak ke parit. Sementara, bapak itu, langsung turun dari angkot mengejar si Nanda dan berhasil. Makanya mereka babak belur karena masyarakat bertambah banyak. Semuanya sudah emosi,” pungkasnya mengakhiri.

SIMALUNGUN – Kepolisian belum berhasil mengungkap dua kasus perampokan, dimana pelaku berlagak jadi polisi. Untuk kasus serupa yang ketiga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News