Catatan Ketua MPR: PPHN untuk Tantangan Riil Akibat Perubahan Zaman
Oleh: Bambang Soesatyo

Sebutlah kebutuhan dan tuntutan akan digitalisasi yang mewarnai dinamika kehidupan masa kini.
Sebagai wujud perubahan, digitalisasi tak bisa dihindari oleh siapa pun, baik masyarakat perkotaan maupun mereka yang bermukim di pelosok-pelosok desa.
Dalam konteks digitalisasi, nyaris tak ada lagi daerah atau wilayah yang terisolasi. Itu sebabnya, PPHN pun memberi penekanan pada aspek ini.
Komunitas global sudah mengadopsi industri 4.0, era baru yang juga menghadirkan begitu banyak perubahan di bidang ekonomi dan industri.
Proses yang konvensional pada era industri 3.0 sudah harus ditinggalkan.
Sebab, proses produksi dan distribusi pada sektor industri di era industri 4.0 bekerja dengan dukungan teknologi digital dan internet.
Digitalisasi dalam proses produksi dan distribusi mengharuskan semua entitas yang terkait langsung dengan industri harus selalu terkoneksi untuk komunikasi dan berbagi informasi.
Konsekuensinya, kecepatan tersedianya data dan informasi menjadi faktor yang utama.
PPHN akan mendorong pemerintah untuk segera merespons tantangan riil yang beragam seiring terjadinya perubahan zaman
- Pembekalan CPNS Setjen MPR, Sekjen Siti Fauziah Tanamkan Pentingnya Adaptasi Teknologi
- Bank Mandiri Kembali Masuk Forbes World’s Best Bank 2025 Lima Tahun Beruntun
- Waka MPR Eddy Soeparno Optimistis MBG hingga Kopdes Merah Putih Bikin Ekonomi Tumbuh
- HNW Dukung Rencana Prabowo Ingin Biaya Haji Indonesia Lebih Murah Dari Malaysia
- Waka MPR Lestari Moerdijat Ungkap Perlunya Identifikasi Masalah Perempuan dengan Tepat
- Al Hidayat Samsu MPR Sebut Rakyat Butuh Perlindungan Nyata di Tengah Gejolak Tarif AS