CEO PSIS Semarang Pasrah Soal Sanksi dari Komdis PSSI

CEO PSIS Semarang Pasrah Soal Sanksi dari Komdis PSSI
Panser Biru, suporter PSIS Semarang. Foto: Chandra Satwika/JAWA POS

jpnn.com, SEMARANG - PSIS Semarang menjadi salah satu tim yang harus merasakan pahitnya kena sanksi Komisi Disiplin (Komdis PSSI).

CEO PSIS Yoyok Sukawi pun memilih legawa dan menerima hukuman tersebut.

Pada sidang Komdis PSSI yang digelar pada 6 Juni lalu dan baru diumumkan ke publik 10 Juni, PSIS kena sanksi ganda.

Pertama, sang Pelatih Vincenzo Annese harus membayar denda Rp 25 Juta. Kemudian, klub sendiri harus rela mengeluarkan kocek untuk membayar denda sampai Rp 50 juta.

Menurut Yoyok Sukawi, sanksi tersebut memang layak diberikan ke klubnya, karena dia melihat memang ada kesalahan yang dilakukan termasuk oleh suporter yang melakukan pelemparan botol.

"Kami yakin Komdis kerja dengan fakta yang ada di lapangan. Kenyataannya memang ada kesalahan (dari pendukung PSIS)," ungkapnya, Senin (11/6) siang.

Dia berharap, dengan sanksi yang besar dan hukuman dari Komdis PSSI, ke depannya bisa membuat suporter PSIS termasuk seluruh suporter di Indonesia semakin dewasa.

Demikian juga dengan hukuman yang diberikan kepada Vincenzo, Yoyok merasa memang ada salah.

PSIS Semarang menjadi salah satu tim yang harus merasakan pahitnya kena sanksi Komisi Disiplin (Komdis PSSI).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News