China Pertimbangkan Aturan Satu Anak

China Pertimbangkan Aturan Satu Anak
China Pertimbangkan Aturan Satu Anak
BEIJING—China saat ini tengah mempertimbangkan untuk merubah aturan satu anak. Mantan pejabat perencanaan keluarga mengatakan, pihaknya bersama dengan badan penasehat pemerintah sedang menyusun proposal dalam menghadapi penuaan masyarakat di negara yang tingkat populasinya paling tinggi di dunia ini.

“Perubahan aturan itu yakni mengizinkan masyarakat untuk memiliki anak kedua meskipun salah satu dari pasangan orang tua bukan merupakan anak tunggal,” ungkap Mantan Ketua Komisi Kependudukan Nasional dan Keluarga Berencana, Zhang Weiqing seperti dikutip China Daily, Kamis (29/11).

Aturan yang berlaku saat ini, masyarakat diizinkan untuk memiliki anak kedua jika kedua pasangan tidak memiliki saudara kandung atau anak tunggal. Pembatasan ini diterapkan karena masyarakat pedesaan kerap memiiki anak lebih dari satu.

Kalangan akademika menyebutkan, hal ini sebagai tantangan demografi sehingga harus ada reformasi kebijakan yang ketat. Aturan pembatasan kelahiran yang berlaku hingga saat ini dimulai sejak tahun 1979 untuk membatasi angka kelahiran. Pasalnya, saat itu populasi masyarakat di China sudah mencapai 1,34 miliar orang.

BEIJING—China saat ini tengah mempertimbangkan untuk merubah aturan satu anak. Mantan pejabat perencanaan keluarga mengatakan, pihaknya bersama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News