Cicit Perdana Menteri Pertama Australia Setuju Patung Kakek Moyangnya Diturunkan

Cicit Perdana Menteri Pertama Australia Setuju Patung Kakek Moyangnya Diturunkan
Anne Barton, sepupunya Sarah Thomson, bersama paman mereka David Barton pada saat peresmian patung kakek mereka Edmun Barton di tahun 2001. Edmun Barton merupakan perdana menteri pertama Australia. (Supplied: Anne Barton)

Anne Barton, cicit dari Perdana Menteri pertama Australia, Sir Edmund Barton, mendukung gerakan untuk menurunkan patung kakek moyangnya yang didirikan di atas area pemakaman warga Aborigin.

  • Lebih dari 4.000 orang tandatangani petisi untuk turunkan patung Sir Edmund Barton dari pemakaman warga Aborigin 
  • Walikota Port Macquarie dan Hastings tidak mendukung ide memindahkan patung ini
  • Nasib patung tersebut akan ditentukan dalam rapat pemerintah setempat pada 1 Juli mendatang

 

Area pemakaman tersebut berlokasi di Port Macquarie, yang berada di sebelah pertengahan utara New South Wales.

Petisi untuk menurunkan patung ini sudah ditandatangani oleh lebih dari 4.000 orang dan akan dibahas oleh Pemkot setempat 1 Juli mendatang.

Anne mengatakan ia sepenuhnya mengerti maksud dari petisi tersebut.

"Saya merasa sudah waktunya melihat kembali permasalahan ini," kata dia.

"Saya kira ada hal mendasar di sini, bila kita benar-benar ingin melakukan rekonsiliasi yang nyata, maka (pemindahan patung) perlu dilakukan," ujar Anne.

"Selama ini kami — masyarakat pendatang kulit putih — yang selalu didengarkan. Sekarang waktunya untuk memikirkan kembali hal itu," tambahnya.

Anne Barton, cicit dari Perdana Menteri pertama Australia, Sir Edmund Barton, mendukung gerakan untuk menurunkan patung kakek moyangnya yang didirikan di atas area pemakaman warga Aborigin

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News