Cinta Pasangan Berkebutuhan Khusus yang tak Lekang Waktu

Cinta Pasangan Berkebutuhan Khusus yang tak Lekang Waktu
Cinta Pasangan Berkebutuhan Khusus yang tak Lekang Waktu. Ilustrasi Fajar/Radar Surabaya/JPNN.com

Karin yang pemarah itu pun membuat mertuanya sebal.

“Saya itu juga tidak mau jauh sama anak. Makanya anak tak suruh tinggal di rumah saya, tapi besan juga tidak mau kalau anaknya tinggal lama-lama di rumah kami. Biasalah sama-sama bungsu dan memiliki keterbelakang mental,” kata Mira.

Akhirnya, disepakati kalau seminggu mereka tinggal di rumah Mira, seminggu lagi tinggal di rumah besannya.

Puncaknya ketika besannya mengolok dan marah-marah terhadap Karin. Waktu itu, Mira mau menjemput Karin dan Donwori di rumah besannya.

Di situ, Karin ngamuk-ngamuk sampai melempar piring. Sudah tahu karakter anaknya, Mira pun bertanya penyebab Karin semarah itu.

“Anak saya itu memang marahan. Ngomel aja. Tapi, kalau tidak digarai ya tidak marah. Saya tanya ternyata benar, besan saya narik rambutnya. Di situ saya tidak terima yang akhirnya mengajukan gugatan cerai untuk anakku,” kata Mira.

Sayangnya, justru gugatan yang dilayangkan Mira membuat anaknya juga frustasi.

Mira mengaku melihat anaknya makin sering marah. Karin bahkan sering menghancurkan semua barang yang ada di rumahnya.

Cinta itu harus menerima pasangan apa adanya. Kisah suami istri asal Kupang Indah, Donwori, 32, dan Karin, 30, (keduanya nama samaran) sama-sama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News