Curhat Pengurus HTI soal Pembubaran dan Ambisi Selamatkan Indonesia

Curhat Pengurus HTI soal Pembubaran dan Ambisi Selamatkan Indonesia
Massa dari aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Palangka Raya kembali menggelar aksi damai dengan dikawal petugas Kepolisian, Selasa (24/3). Dalam aksinya, massa menuntut hak perlindungan atas wanita dan menghapus penindasan. Foto: Denar/Kalteng Pos/JPNN.com Ilustrasi by: Denar/Kalteng Pos

Ivan mengungkapkan, Hizbut Tahrir merupakan kelompok dakwah yang menyampaikan ajaran Islam.

HTI juga meyakini bahwa Islam merupakan solusi untuk berbagai masalah di Indonesia.

HTI terdorong untuk mengambil peran berpartisipasi menyelamatkan Indonesia melalui jalan dakwah.

“Dengan demikian sesungguhnya dakwah yang dilakukan Hizbut Tahrir merupakan bukti tanggung jawab kami dan kecintaan kami terhadap negeri ini,” tambahnya.

HTI pun menilai langkah pemerintah untuk pembubaran tersebut harus dihentikan.

“Karena menghentikan dakwah bukan saja bertentangan dengan undang-undang, tapi juga hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat serta bertentangan dengan ajaran Islam itu sendiri,” tegas Ivan.

Sampai sekarang, HTI Kalbar belum menyiapkan langkah apa pun terkait wacana pembubaran itu.

“Ya, kami tetap mengimbau agar langkah pemerintah tersebut dihentikan,” ujar Ivan. (Iman Santosa/Hamka Saptono)


Humas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kalimantan Barat Wandra Irvandi mengatakan, organisasinya sudah berbadan hukum.


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News