Daerah Diminta Berkontribusi Renovasi Stadion Untuk Piala Dunia U-20

Daerah Diminta Berkontribusi Renovasi Stadion Untuk Piala Dunia U-20
Menpora Zainudin Amali (kanan) bersama Sekjen Kemenpora Gatot S Dewa Brata (kiri) dan Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto (tengah), meninjau bakal kantor panitia penyelenggara Piala Dunia U-20 2021.ANTARA FOTO/Puspa Perwitasa

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto berharap daerah tidak menggantungkan sepenuhnya biaya renovasi enam stadion yang direkomendasikan sebagai tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-20, dari APBN.

Keenam daerah dimana enam stadion tersebut berada, diharapkan juga memberikan kontribusi terbaik.

"Kami ingin memastikan komitmen dari mereka, komitmennya, enggak semuanya menggantungkan APBN. Contohnya Surabaya," ujar Gatot di Jakarta, Sabtu (11/7).

PSSI diketahui telah merekomendasikan enam stadion yang akan dijadikan venue.

Seiring berjalannya waktu, dua stadion mengalami penggantian yakni Stadion Mandala Krida (Yogyakarta) dan Stadion Pakansari (Bogor).

Kedua stadion itu tidak jadi diusulkan ke FIFA.

Sebagai gantinya, PSSI merekomendasikan Stadion Si Jalak Harupat (Kabupaten Bandung) dan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (Palembang).

Dengan begitu keenam stadion yang resmi diajukan PSSI ke FIFA yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya) dan Stadion Sriwijaya Jakabaring (Palembang).

Kemenpora meminta daerah-daerah yang wilayahnya direkomendasikan sebagai tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-20, ikut berkontribusi merenovasi stadion.

Sumber ANTARA

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News