Dasamuka Jawa

Dasamuka Jawa
Dahlan Iskan. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - Di musim Piala Eropa ini Inggris kalah dengan Dasamuka.

Saya harus melewatkan pertandingan Inggris lawan Skotlandia karena tidak bisa berhenti membaca novel berjudul tokoh pewayangan itu.

Awalnya saya sulit menduga apa tema novel karya sastrawan Dr Junaedi Setiyono ini.

Dua tahun lalu saya membaca novel karya sastrawan India dengan judul Rahwana. Yang menjungkirbalikkan cerita Ramayana.

Ternyata Dasamuka ini novel dengan tema Perang Jawa (1825-1930). Yang juga disebut Perang Diponegoro.

Perang Diponegoro pecah karena penjajah Belanda memungut berbagai macam pajak. Yang sangat memberatkan rakyat. Belanda sempat kewalahan. Korban di pihak Belanda begitu besar.

Delapan ribu tentara Belanda totok tewas. Tujuh ribu tentara bayaran mereka juga sirna. Lebih 200.000 pejuang tewas.

Lalu Diponegoro ditipu untuk ditangkap. Dibawa ke Semarang. Lalu ke Jakarta. Selanjutnya dibuang ke Tondano dekat Manado. Lalu dipenjarakan di Makassar. Meninggal dan dimakamkan di Makassar dalam usia 69 tahun.

Ketika Perang Diponegoro pecah, William sudah berada di Skotlandia. Kalau tidak, mungkin ia sudah ditangkap Belanda.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News