Data Terbaru Menunjukkan Jumlah Kematian Warga Jakarta yang Belum Divaksinasi Tiga Kali Lebih Besar

Data Terbaru Menunjukkan Jumlah Kematian Warga Jakarta yang Belum Divaksinasi Tiga Kali Lebih Besar
Warga mengibarkan bendera Indonesia saat program vaksinasi massal di gedung Jakarta Convention Center di Jakarta, Indonesia, 31 Juli 2021. (Supplied: REUTERS/ Ajeng Dinar Ulfiana)

Ia juga menambahkan data tersebut masih kurang merinci tentang usia, penyakit bawaan, dan periode pengamatan pasien.

Angka membantu memerangi keraguan vaksinasi

Dari data dari kota Banyuwangi, Jawa Timur, menunjukkan 93 persen pasien COVID yang meninggal dari Maret hingga Juli belum mendapat vaksinasi.

Sementara enam persen telah menerima dosis pertama dan satu persen telah mendapat dua dosis vaksin.

Vaksin Sinovac dan AstraZeneca adalah dua vaksin yang paling banyak diberikan di daerah tersebut.

Siti Nadia Tarmizi, juru bicara Kemenkes RI, mengatakan data tersebut dapat membantu memerangi keraguan vaksinasi di Indonesia.

Di Indonesia, sebanyak 18 persen warga telah menerima satu dosis vaksin dan yang sudah mendapatkan dua dosis vaksin sebanyak delapan persen, menurut data Kemekes RI.

Hingga laporan ini diturunkan, Indonesia telah mencatat 100.600 kematian.

Sebagai perbandingan, di India 27,7 persen populasi telah menerima satu dosis vaksin dan 7,8 persen telah divaksinasi dua dosis, menurut data pemerintah dan penelitian yang dilakukan Reuters.

Tingkat kematian mereka yang tidak divaksinasi di Jakarta tiga kali lebih tinggi daripada mereka yang divaksinasi, menurut data terbaru Kemenkes RI

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News