JPNN.com

DAU Riau Turun Lagi

Selasa, 09 Desember 2008 – 20:55 WIB
DAU Riau Turun Lagi - JPNN.com
DAU Riau Turun Lagi
JAKARTA - Kabar kurang menggemberikan kembali bertiup ke Bumi Lancang Kuning. Sebab, Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2009 untuk provinsi terkaya ini kembali akan mengalami penurunan sebesar 13,7 persen. Sementara lima  kabupaten/kota di Riau mengalami lonjakan, yakni Inhil 2,5 persen, Inhu 7,3 persen, Pelalawan 10,23 persen, Rohul 19 persen dan  Dumai 20,1 persen. Tiga kabupaten lainnya juga mengalami penurunan, yakni  Kampar sebesar 11,3 persen, Kuansing 6,3 persen dan Pekanbaru turun hingga 0,9 persen. Tiga kabupaten lainnya yakni Bengkalis, Rohil dan Siak sama sekali tidak akan menerima DAU.

Sementara menyangkut Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2009, seluruh kabupaten/kota mengalami peningkatan signifikan kecuali Rohil turun hingga 18,8 persen. Lima kabupaten/kota yang mengalami kenaikan signifikan dibanding tahun lalu, yakni Pelalawan 338 persen, Dumai 289 persen, Siak 154 persen, Bengkalis 163 persen dan Inhil 114 persen.

Menurut anggota panitia anggaran (Panggar) DPR RI Musfihin Dahlan, tata cara penghitungan DAU sebagaimana diatur dalam UU No 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Daerah dirasakan tidak memberikan keadilan terutama bagi daerah penghasil migas seperti Riau. Pasalnya, DAU pada dasarnya untuk membiayai urusan-urusan pusat yang di daerah sebagaimana konsekuensi dari UU No 32 Tahun 2004 tentang Pemda.

“Karena itu formula DAU sudah seharusnya ditinjau. Saya berharap inisiatif ini bisa dilakukan oleh Pemda bersama-sama anggota DPR, DPD dan DPRD Riau, “  saran anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) dari daerah pemilihan Riau ini.

Dikatakan Musfihin, Pemda Riau, DPR, DPD dan DPRD sebaiknya duduk bersama dengan Depkeu dan panggar DPR karena indikator-indikator yang dipakai untuk menetapkan formula DAU cenderung merugikan daerah penghasil migas. "Padahal DAU itu kan biasanya digunakan untuk belanja dan membayar gaji Pegawai Negeri Sipil di daerah," terangnya.

TAGS   DAK DAU

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
auri