Demi 11 Juta, Gadaikan Bayi

Demi 11 Juta, Gadaikan Bayi
Demi 11 Juta, Gadaikan Bayi
“Saya akhirnya tinggal dua hari di rumah Mizar itu, Pak,”aku Yeni sambil merokok.

Hingga akhirnya siang Rabu lalu, pelaku diantar oleh Mizar ke Simpang Rantau Embacang, tepatnya ke salah satu rumah makan. Kepada pemilik rumah makan, pelaku meminjam uang Rp 11 juta. Ironisnya, ia menjaminkan darah dagingnya itu untuk mendapat pinjaman.

Untung saja rumah makan tersebut milik mertua salah satu anggota polsek setempat. Anggota ini pun mencoba memancing pelaku dengan menyerahkan uang Rp 500 ribu.

“Saat itu pelaku mengatakan akan mencari suaminya yang sudah 3 bulan tidak pulang ke Teluk Kuantan. Karena tidak punya ongkos, anggota kami mencoba memancing dengan membantu Rp 500 ribu. Ternyata uang itu ia tolak. Dengan alasan ini, dugaan kami semakin kuat bahwa ia memang akan menjual anak itu,” tambah Kapolsek.

Saat ditemui sejumlah wartawan, Yeni yang sehari-hari bekerja sebagai penambang emas ini mengatakan sama sekali tidak berniat menjual anaknya itu. Namun ia akui bahwa saat itu memang sedang membutuhkan sejumlah uang. Sebab ia akan menggunakan uang itu untuk mencari suaminya sekaligus menutup biaya untuk menghidupi anaknya itu.

BUNGO-Yeni Susanti (30) sudah benar-benar hilang akal. Pendulang emas ini nekat menjaminkan darah dagingnya yang masih berusia 2 tahun 6 bulan sendiri

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News