Demi Kehancuran Gerakan Islam Turkestan, China Terus Pepet Taliban

Demi Kehancuran Gerakan Islam Turkestan, China Terus Pepet Taliban
Penasihat Negara dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi bertemu dengan Mullah Abdul Ghani Baradar, kepala politik Taliban Afghanistan, di Tianjin, China, Rabu (28/7/2021). Foto: ANTARA FOTO/Li Ran/Xinhua via REUTERS/HP/sa

jpnn.com, BEIJING - Kementerian Luar Negeri China pada Senin mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri sekaligus anggota Dewan Negara Wang Yi akan menemui delegasi pemerintah sementara Afghanistan Taliban selama kunjungan ke Qatar pada 25-26 Oktober.

Kedua belah pihak akan bertukar pandangan mengenai situasi di Afghanistan dan isu-isu yang menjadi "keprihatinan bersama", kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin usai konferensi pers di Beijing.

"Sebagai mitra sekaligus tetangga baik Afghanistan, China selalu menganjurkan dialog dan kontak untuk mengarahkan perkembangan positif situasi di Afghanistan," katanya.

Pada pertengahan Agustus pemerintah Afghanistan runtuh saat Amerika Serikat dan sekutu membawa pulang pasukan mereka setelah 20 tahun menginvasi negara tersebut, membawa Taliban mengambil alih kekuasaan melalui serangan kilat.

Sebulan sebelumnya, delegasi Taliban bertemu dengan Wang Yi di Kota Tianjin, China utara.

Semenjak itu China menjanjikan bantuan kepada negara tetangganya tersebut, seraya menuntut Taliban agar menindak keras Gerakan Islam Turkistan Timur, sebuah kelompok yang dianggap Beijing mengancam stabilitas di kawasan barat Xinjiang.

China menjanjikan bantuan kepada Taliban seraya menuntut Taliban agar menindak keras Gerakan Islam Turkistan Timur


Redaktur & Reporter : Adil

Sumber ANTARA

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News