Denny JA Ungkap Alasan Prabowo-Gibran Bisa Menang Satu Putaran di Pilpres 2024

Denny JA Ungkap Alasan Prabowo-Gibran Bisa Menang Satu Putaran di Pilpres 2024
Pendiri LSI, Denny JA bicara soal kemenangan Prabowo-Gibran. Foto: dok LSI

jpnn.com, JAKARTA - Hasil perhitungan cepat atau quick count LSI Denny JA pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka unggul satu putaran di angka 58,47 persen.

Pendiri LSI, Denny JA mengungkapkan alasan Prabowo-Gibran bisa menang satu putaran saja tanpa harus melakukan satu kecurangan yang masif, sistematik dan terstruktur.

Menurutnya, faktor tingkat pengenalan dan kesukaan total pemilih kepada Prabowo dan dan Gibran menjadi kunci.

Pada survei terakhir LSI Denny JA itu (Feb 2024), Prabowo dan Gibran dikenal dan disukai pada puncaknya. Dua tokoh ini mencapai status variabel elektabilitas kelas premium.

"Variabel elektabilitas itu terminologi untuk kondisi pembentuk elektabilitas. Yaitu tingkat pengenalan dan tingkat kesukaan. Yang mengenal Prabowo dan Gibran sudah di atas 90 persen populasi Indonesia. Kemudian yang menyukai Prabowo dan menyukai Gibran juga di atas 80 persen," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (16/2).

Berdasarkan variabel elektabilitas premium itu, menurut Denny JA, tak diperlukan kecurangan yang masif, terstruktur, dan sistematis untuk menang telak satu putaran saja.

"Mengapa saya yakin pascaelection ini walaupun begitu banyak protes, politik nasional akan baik-baik saja? Tak akan terjadi kerusuhan model 1998? Ini bisa diprediksi cukup dengan dua indikator. Pertama tingkat kepuasan, approval rating publik kepada Jokowi," tambahnya.

Menurutnya, sejak Juni 2023 hingga Februari 2024, approval rating Jokowi, kepuasan publik pada Jokowi berkisar antara 75-82 persen.

Pendiri LSI, Denny JA mengungkapkan alasan Prabowo-Gibran bisa menang satu putaran saja tanpa harus melakukan satu kecurangan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News