Depo Kereta Api Sidotopo, Warisan Belanda Berkhas Jawa

Depo Kereta Api Sidotopo, Warisan Belanda Berkhas Jawa
KHAS JAWA: Beberapa rangkaian gerbong kereta api yang mendapatkan perawatan di rumah Joglo Depo Sidotopo. Bangunan itu dibangun pemerintah Belanda untuk menghormati warga pribumi. Foto Andy Satria/Radar Surabaya/JPNN.com

jpnn.com - JPNN.com - Depo Kereta Api Sidotopo, Surabaya, Jawa Timur memang unik. Termasuk dari sisi bangunan yang ada. Salah satunya adalah adanya rumah joglo tua di tempat perbaikan kereta tersebut.

Memasuki depo tua ini bak dibawa ke lorong waktu kembali ke zaman penjajahan.

Dimana era kolonial Belanda masih berjaya. Tak salah memang, sebab bangunan ini memang dibuat oleh para penjajah Belanda.

Bagus Putra Pamungkas - Wartawan Radar Surabaya

Saat memasuki tempat utama, nuansa kuno sudah terasa. Beberapa alat tua juga masih terlihat. Bangunan tinggi menjulang menegaskan kesan Eropa yang khas.

Beralih ke sisi kanan, ada yang unik. Bangunannya tua yang saat ditatap mampu menyejukan mata.

Para pekerja menyebutnya sebagai rumah joglo. Sesuai namanya, arsitektur bangunan ini memang berbeda. Dimana gaya arsitektur khas Jawa sangat kentara.

“Mungkin, bangunan yang menyerupai Joglo atau rumah adat Jawa ini dibuat oleh Pemerintah Belanda untuk menghormati warga pribumi,” ujar Kahumas PT KAI Daop 8, Gatut Sutiyatmoko.
Bangunan joglo itu cukup menjulang, tingginya mencapai 12 meter. Bangunannya memanjang hungga 175 meter.

JPNN.com - Depo Kereta Api Sidotopo, Surabaya, Jawa Timur memang unik. Termasuk dari sisi bangunan yang ada. Salah satunya adalah adanya rumah joglo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News