Detik-detik 2 Gadis Remaja Digilir 7 Pemuda, Semua Orang Tua Pasti Sangat Marah, Jengkel

Detik-detik 2 Gadis Remaja Digilir 7 Pemuda, Semua Orang Tua Pasti Sangat Marah, Jengkel
Kapolres Serang AKBP Mariyono (kedua dari kiri) menunjukan dua ponsel milik korban yang diambil pelaku saat ekpose kasus pemerkosaan di Mapolres Serang. Foto: Radar Banten

Saat sedang berfoto dan bersantai di kawasan tersebut, terjadi keributan antara dua kelompok pemuda di lokasi. Kedua korban pun takut dan meminta temannya RN dan DN mengantarnya pulang.

Namun, permintaan itu ditolak kedua teman prianya tersebut karena takut menjadi korban kekerasan.

“Kedua temannya ini tidak mau mengantar karena rumah korban berada di Cikande. Kedua temannya ini takut dikeroyok,” kata Mariyono.

Kepanikan kedua korban ternyata dilihat salah satu pelaku SM. Ia pun lantas menghampiri keduanya. Saat berbincang, kedua korban mengaku takut pulang.

SM yang sudah terbawa nafsu melihat tubuh keduanya menyanggupi permintaan tersebut. Kepada enam temannya, SM menyusun rencana jahat. Bukannya diantar pulang, kedua korban dibawa ke perkebunan milik warga.

“Tujuh pelaku ini sudah merencanakan membawa korban ke daerah Kecamatan Bandung, bukan ke Cikande. Saat di perjalanan, kedua korban ini sempat bertanya mau dibawa kemana, pelaku ini menjawab mau pulang dulu ke rumah untuk mengambil uang untuk membeli bensin,” ucap Mariyono.

Setibanya di lokasi kejadian, SM yang membonceng kedua korban memberhentikan sepeda motornya. Kedua korban yang mulai sadar akan menjadi pemuas nafsu para pelaku mencoba kabur.

“Saat turun dari motor kedua korban ini kabur tetapi berhasil dikejar oleh ML, SR, AN dan RW,” kata Mariyono.

Masa depan FA dan HN, gadis remaja 14 tahun, dirusak oleh tujuh pemuda sontoloyo di sebuah kebun.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News