JPNN.com

Digelandang ke Nusakambangan, Freddy Masih Sempat Selipkan Sabu

Kamis, 01 Agustus 2013 – 07:12 WIB
Digelandang ke Nusakambangan, Freddy Masih Sempat Selipkan Sabu - JPNN.com
Digelandang ke Nusakambangan, Freddy Masih Sempat Selipkan Sabu

CILACAP - Polres Cilacap terus melakukan penyidikan menyusul ditemukan satu gram sabu-sabu dari ikat pinggang yang dipakai gembong Narkoba Freddy saat dikirim ke Nusakambangan. Barang bukti dikirim ke Labfor Polda Jateng untuk memastikan jenis narkoba tersebut.

"Barang bukti sudah kita kirim ke Labfor. Begitu terbongkar Freddy langsung kita periksa. Anggota kami sekarang tengah berada di Nusakambangan untuk melakukan pengembangan," ujar Kapolres Cilacap AKBP Wawan Muliawan kepada Radarmas kemarin.

Dia mengungkapkan, kendati barang tersebut diyakini merupakan sabu-sabu namun prosesudurnya yakni harus dilakukan pengujian di Labfor. Sedangkan pemeriksaan terhadap Freddy dilakukan di LP Batu Nusakambangan.

"Umumnya memang kita bon pinjam Napi ketika ada yang yang terlibat Narkoba untuk diperiksa. Namun karena Freddy merupakan terpidana mati, makanya terbaik kita mememeriksa yang bersangkutan di LP saja," terangnya.

Dari hasil pemeriksaan menyebutkan, Freddy mengaku mendapatkan barang tersebut dari anak buahnya yang mengirim ke LP Cipinang tempat mendekam. Sabu-sabu tersebut sebenarnya semuanya 10 gram. Namun sudah dipakai, dan yang dibawa ke LP Batu ini merupakan sisa dari 10 gram tersebut. Berat yang ditemukan kisaran 1 gram saja.

Disinggung tentang kemungkinan meningkat kerawanan peredaran narkoba di Cilacap terkait banyaknya napi bandar narkoba yang ditempatkan di LP Cilacap, Wawan menjelaskan kemungkinan tersebut ada. Makanya dari dini, pihaknya melakukan sejumlah langkah antisipasi dengan menjalin kerjasama intensif dengan LP-LP yang ada di Cilacap.

"Kita terus melakukan penguatan pengamanan di Cilacap. Mereka yang bezuk dan kiriman barang ke nusakambangan kita periksa secara ketat. Bahkan ketika hendak masuk ke LP juga dilakukan pemeriksaan secara ketat," tambahnya.

Yang perlu diwaspadai adalah pintu-pintu masuk Nusakambangan yang tidak resmi. Diperkirakan banyak barang yang dimasukkan tidak melalui pintu Nusakambangan. Sehingga pintu-pintu jalan tikus tersebut harus diperketat pemantauannya.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
tomo