Dihajar Badai, KM Putri Krakatau Tenggelam

Bawa 11 Wisatawan, 2 Penumpang Hilang

Dihajar Badai, KM Putri Krakatau Tenggelam
Dihajar Badai, KM Putri Krakatau Tenggelam
Salah satu KM Putri Krakatau yang saat itu kebetulan tengah ada di tengah laut. Kapal itu Sabtu (13/7) pukul 23.00 sempat mengirimkan pesan darurat dan meminta bantuan penyelamatan. Namun pada Minggu (14/7) pukul 00.15 kapal itu dinyatakan tenggelam. Para korban kapal naas itu ditolong oleh kapal nelayan KM Mekar Sari yang melintas di sana.

     

Lalu pada pukul 01.12, Markas Unit Patroli, Polair Polda Banten yang berlokasi di Pantai Anyer, Kabupaten Serang menginformasikan kepada Markas Komando Polair Polda Banten yang berlokasi di Kecamatan Merak, Kota Cilegon terkait adanya kapal yang tenggelam. Tim SAR gabungan dari Polair, TNI AL dan Basarnas lantas melakukan pencarian.

 

Menggunakan tug boat (kapal pandu) Tirtayasa, dari Pelabuhan Indah Kiat, tim SAR gabungan berangkat untuk mengevakuasi korban dari KM Mekar Sari di Perairan PLTU Suralaya pada pukul 06.20. Selanjutnya pukul 07.20, kapal tug boat Tirtayasa yang mengangkut korban sandar di Pelabuhan Indah Kiat. Lantas para korban dibawa ke RS Krakatau Medika, Kota Cilegon guna mendapatkan perawatan medis.

 

Menurut Kompol Noman juga, jumlah penumpang kapal tenggelam itu 23 orang. Namun yang baru berhasil dievakuasi pada pagi harinya, hanya sebanyak 17 orang. ”Satu orang mengalami luka berat, dua orang luka ringan dan 14 kondisinya baik-baik saja,” terangnya juga. Sedangkan, 6 orang hingga kini masih hilang dan belum diketemukan.

 

 CILEGON - Kapal Motor (KM) Putri Krakatau yang merupakan kapal wisata milik PT Planet Diving yang membawa 23 orang (11 orang diantaranya wisatawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News