Dihajar Badai, KM Putri Krakatau Tenggelam

Bawa 11 Wisatawan, 2 Penumpang Hilang

Dihajar Badai, KM Putri Krakatau Tenggelam
Dihajar Badai, KM Putri Krakatau Tenggelam
 CILEGON - Kapal Motor (KM) Putri Krakatau yang merupakan kapal wisata milik PT Planet Diving yang membawa 23 orang (11 orang diantaranya wisatawan lokal dan mancanegara) tenggelam di Perairan Selat Sunda, tepatnya di sekitar Pulau Sanghiyang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Kapal itu tenggelam kemarin (14/7) pukul 00.15.

Informasi yang didapatkan INDOPOS (JPNN Grup), hingga Minggu (14/7) dari 23 orang penumpang kapal, empat orang mengalami luka-luka, dan dua orang lainnya masih  hilang dalam peristiwa kapal tenggelam tersebut. Tim Search and Rescue (SAR) gabungan dari kepolisian, TNI AL dan  Basarnas serta berbagai unsur lainnya masih melakukan pencarian.

        

Kepala Seksi (Kasi) Patroli Pengawalan dan SAR, Direktorat Polair, Polda Banten, Kompol Noman Trisapto mengatakan kalau kalau kapal naas itu berangkat Jumat (12/7) pukul 20.00. Kapal Putri Krakatau berangkat dari Marina Pulau Mutiara, Kecamatan Pluit, Jakarta Utara dengan tujuan pulau-pulau di Provinsi Banten termasuk Gunung Krakatau. Kapal itu ditumpangi 23 orang, 11 orang adalah wisatawan.

Dengan rincian, 6 orang Warga Negara (WN) Jepang dan 5 orang wisatawan asal tanah air. Sedangkan sisanya sebanyak 12 orang merupakan krew kapal naas tersebut. Pada Sabtu (13/7) pukul 21.45, tim SAR mendapatkan kabar ada badai besar terjadi di Perairan Selat Sunda dengan ketinggian ombak mencapai 2-3 meter. Rupanya, badai itu membawa korban.

 

 CILEGON - Kapal Motor (KM) Putri Krakatau yang merupakan kapal wisata milik PT Planet Diving yang membawa 23 orang (11 orang diantaranya wisatawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News