Refleksi Akhir Tahun Ditjen PPKL

Dirjen Sigit: Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Nasional 2021 Meningkat

Dirjen Sigit: Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Nasional 2021 Meningkat
Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan(PPKL) KLHK Sigit Reliantoro pada acara seminar/talkshow Refleksi Akhir Tahun 2021 bertema “Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup Melalui Pengelolaan Das Dan Rehabilitasi Hutan, Serta Pemulihan Lingkungan” di Jakarta, Selasa (21/12/2021). Foto: KLHK

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan melakukan evaluasi capaian kinerja bidang pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan tahun 2021, khususnya yang masuk ke dalam Indeks Kinerja Utama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yaitu Indeks Kualitas Linkgungan Hidup (IKLH).

Selain itu, memberikan ruang diskusi dan mendapatkan feedback/masukan untuk langkah perbaikan program dan kegiatan tahun 2022 bagi program pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan yang terdiri dari IKLH, Pemulihan Lingkungan, Pengendalian Pencemaran, dan Infrastruktur Pemantauan Kualitas Lingkungan.

Dirjen PPKL Sigit Reliantoro juga menjelaskan Nilai Indeks Kualitas Air (IKA) Tahun 2021 (sementara) mengalami penurunan sebesar 0,2 poin dibanding tahun 2020 yaitu 53,33.

Provinsi yang memenuhi target IKA sebanyak 14 provinsi, sedangkan provinsi yang tidak memenuhi target sebanyak 20 provinsi.

Parameter dominan yang mempengaruhi kualitas air dari kegiatan domestik yaitu BOD, COD dan Fecal Coli. Status mutu air sungai di Indonesia dari 2015 – 2021 sebagian berada pada level cemar ringan.

Nilai Indeks Kualitas Udara (IKU) Tahun 2021 (sementara) mengalami peningkatan sebesar 0,02 poin dibanding tahun 2020 yaitu 87,23.

Provinsi yang mencapai target sebanyak 28 provinsi, dan yang tidak mencapai target 6 provinsi. IKU provinsi di Indonesia pada level baik. Trend hari baik yang dipantau menggunakan AQMS pada 20150-2021 mayoritas pada level baik.

Nilai Indeks Kualitas Air Laut (IKAL) Tahun 2021 (sementara) melebihi target yaitu 81,03. Provinsi yang mencapai target sebanyak 30 provinsi, dan yang tidak mencapai target 4 provinsi. IKAL provinsi di Indonesia berada pada level baik.

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar 1,16 poin dari tahun sebelumnya dikarenakan adanya peningkatan nilai IKU dan IKAL.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News