Dongkol Kena Delay, Anggota DPR Minta Izin Lion Air Dicabut

Dongkol Kena Delay, Anggota DPR Minta Izin Lion Air Dicabut
Nizar Zahro. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi V DPR Moh Nizar Zahro menjadi korban terbaru maskapai Lion Air. Penerbangannya bersama ratusan penumpang lain dari Jakarta menuju Surabaya pada Jumat (9/2), dibatalkan sepihak oleh maskapai nasional tersebut.

Kepada jpnn.com, Nizar yang tengah berada di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, mengabarkan bahwa pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 0590 yang seharusnya boarding pukul 20.15 WIB, hingga pukul 23.00 WIB, tidak kunjung diberangkatkan.

"Kami mestinya berangkat jam 20.15, tapi sampai jam sekarang belum berangkat. Tadi alasannya operasional pesawat, ada clearance dari Bandara Juanda, Surabaya katanya tidak terima penerbangan," ucap Nizar yang sudah 10 kali jadi korban delay Lion Air.

Politikus Gerindra ini semakin kesal lantaran informasi yang disampaikan oleh manajemen Lion Air kepada penumpang tidak utuh. Padahal UU Nomor 1/2009 tentang Penerbangan jelas mengatur tata cara pelayanan dari maskapai terhadap calon penumpang.

"Ini sudah keterlaluan, Lion Air harus dicabut perizinannya. Karena dia merugikan calon penumpang, termasuk saya. Manajemennya tidak jujur. Dalam UU Penerbangan disebutkan pengumuman harus disampaikan secara utuh dan jujur. Tapi kenyataannya apa yang terjadi, penerbangan dibatalkan sepihak dan harus berangkat besok pagi," tutur politikus Gerindra ini.

Ketidakkonsistenan manajemen Lion Air dalam menginformasikan keterlambatan hingga pembatalan terbang, juga membuat penumpag tidak bisa memilih alternatif penerbangan lain. Bahkan Nizar menilai ada kesengajaan dari maskapai untuk tidak memberangkatkan penumpang.

"Lion sudah tidak layak beroperasi di Indonesia. Saya sebagai anggota komisi yang membidangi perhubungan merekomendasikan kepada dirjen perhubungan udara agar izin terbang Lion Air dicabut," pungkasnya.(fat/jpnn)


Anggota Komisi V DPR Moh Nizar Zahro menjadi korban terbaru maskapai Lion Air. Penerbangannya dari Jakarta menuju Surabaya dibatalkan sepihak


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News