Dony Maryadi Desak Pemerintah Segera Menambah Kuota Subsidi LPG 3 Kg

Dony Maryadi Desak Pemerintah Segera Menambah Kuota Subsidi LPG 3 Kg
Petugas Pertamina mengecek stok gas elpiji tiga kilogram. Foto: Dokumen Pertamina

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR Dony Maryadi Oekon mengingatkan pemerintah, ada peningkatan penggunaan gas subsidi 3 kilogram bagi pengguna rumah tangga dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). 

Karena itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan ini memohon pemerintah mempertimbangkan kembali rencana kuota LPG 3 kilogram untuk 2021 sebesar 7 juta metrik ton, sebagaimana disebutkan dalam Nota Keuangan RAPBN 2021.

"Pemakaian gas LPG ini memang ada penurunan, tetapi hanya yang non-PSO (restoran, hotel dan lain-lain). Untuk yang PSO (rumah tangga, UMKM dan sejenisnya) justru naik karena kondisi Covid-19 ini. Mohon dikaji kembali untuk subsidi Gas LPG 3 kilogram ini, agar dapat membantu masyarakat yang sangat membutuhkan," ujar Dony di Jakarta, Kamis (3/9).

Dony kemudian menyarankan pemerintah menambah kuota gas LPG  3 kilogram, paling tidak 500 ribu metrik ton.

Jumlah itu ketika dikonversi ke dalam rupiah, menurutnya hanya berkisar Rp 2,5 triliun.

"Bandingkan dengan berbagai bantuan stimulus pemerintah untuk penanganan Covid-19, mencapai Rp 700-an triliun. Karena itu, kami mohon hal ini kiranya dapat menjadi pertimbangan bagi pemerintah," ucapnya.

Dony secara khusus juga menyoroti rencana pemerintah menghapus bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan pertalite.

Menurutnya, secara aturan, hal tersebut dibenarkan, karena mengacu pada aturan lingkungan hidup yang mengharuskan penggunaan gasoline dengan kadar minimal RON 90.

Pemerintah diminta menambah kuota gas LPG 3 kilogram, karena sangat dibutuhkan masyarakat kecil di tengah pandemi COVID-19.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News