Doogether Tingkatkan Pendapatan Industri Gim dan Fitness

Doogether Tingkatkan Pendapatan Industri Gim dan Fitness
Doogether kembali membuktikan komitmennya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya hidup sehat dengan meluncurkan Doofood. Foto: Doogether

jpnn.com, JAKARTA - Penetrasi pasar dalam industri gim dan fitness di Indonesia masih sangat rendah. Saat ini, Indonesia masih berada di posisi Tier 3 dalam industri gim dan fitness dunia. Peningkatan penetrasi pasar gim dan fitnes hanya berkisar 0,12 persen per tahunnya.

Pada 2018, total pendapatan industri gim dan fitness mencapai USD 188 juta dengan 320 ribu konsumen dan 1.700 klub. Padahal, Indonesia diprediksi memiliki pendapatan dari industri ini mencapai USD 8,7 miliar dengan 14,8 juta konsumen pada 2030.

CEO Doogether Fauzan Gani mengatakan kehadiran Doogether saat ini untuk mendorong peningkatan pasar gim dan fitnes di Indonesia. Doogether menjalankan beberapa program yang bertujuan menjangkau dan meningkatkan kualitas gaya hidup masyarakat indonesia menjadi lebih sehat.

“Hal ini juga menjadi pondasi perusahaan untuk mencapai tujuan dengan skala yang lebih besar, yaitu mendorong dan mempercepat proses adopsi dan penetrasi gaya hidup yang lebih sehat ke dalam lingkungan masyarakat Indonesia dengan target peningkatan menjadi Tier 2 di 2025,” ujar Fauzan di Jakarta.

Berdasarkan CB Insight, industri gim dan fitness adalah 3 industri tearatas yang akan berkembang seiring dengan meningkatnya pola hidup milenials. Menurut Fauzan, pasar gim dan fitnes diprediksi meningkat menjadi 5 persen pada 2030. Di tahun itu, Indonesia berada di posisi Tier 2 dari sebelumnya Tier 3 pada 2018.

Dengan adanya bonus demografi, Fauzan optimistis peningkatan pasar gim dan fitness akan terus meningkat pada 2030.  Selain itu, generasi milenial menunjukkan kesadaran yang lebih tinggi akan pola hidup sehat jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Saat ini, DOOgether memiliki dua produk besar yaitu DOOFit dan DOOFood. DOOFit yang merupakan layanan pemesanan kelas olahraga melalui aplikasi saat ini, sudah menggandeng lebih dari 200 pusat kebugaran yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, dan Bali menjadi bagian dari DOOgether.

Dari jumlah itu, terdapat lebih dari 20 ribu kelas olahraga yang mencakup yoga, boxing, bersepeda, pilates, barre, lari, latihan kekuatan, tarian, hingga olahraga rekreasional seperti wall climbing, ice skating, dan lain sebagainya.

Doogether menjalankan beberapa program yang bertujuan menjangkau dan meningkatkan kualitas gaya hidup masyarakat indonesia menjadi lebih sehat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News