Dor! Teguh Meregang Nyawa Kena Peluru Nyasar Polisi

Dor! Teguh Meregang Nyawa Kena Peluru Nyasar Polisi
Pistol. Foto: pixabay

jpnn.com, PEKANBARU - Teguh, warga Kabupaten Rokan Hilir, Riau, tewas diduga terkena peluru nyasar aparat kepolisian saat tengah melakukan penangkapan terduga pengedar narkoba di Kecamatan Bangko.

Penelusuran ANTARA di Pekanbaru, Jumat, korban adalah seorang lelaki. Dia tewas saat menuju perjalanan ke rumah sakit akibat luka tembak pada bagian pinggang.

Selain seorang warga tewas, dua anggota polisi yang bertugas di Mapolsek Bangko juga dikabarkan mengalami luka-luka setelah upaya penangkapan itu diadang ratusan warga.

"Iya (terjadi insiden itu)," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto membenarkan insiden tersebut.

Sunarto menjelaskan bahwa insiden itu terjadi pada Senin awal pekan ini (25/5). Kejadian berawal saat dua anggota Reskrim Rokan Hilir, Briptu Helmi dan Bripda Bagus tengah melakukan penyelidikan pelaku pengedar narkoba.

Seorang pelaku berinisial IJ tiba-tiba melarikan diri kala mengetahui kedatangan polisi.

Namun, dia akhirnya tertangkap dan darinya disita satu paket sabu-sabu seberat 35 gram, timbangan digital dan puluhan plastik kosong pembungkus.

Namun, ketika penangkapan dilakukan IJ disebut memprovokasi warga setempat hingga ratusan mereka berdatangan ke lokasi penangkapan. Sunarto mengatakan kedua anggota polisi tersebut mendapat intimidasi dan penganiayaan dari warga.

Teguh, warga Kabupaten Rokan Hilir, Riau, tewas diduga terkena peluru nyasar aparat kepolisian saat tengah melakukan penangkapan terduga pengedar narkoba di Kecamatan Bangko.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News