Senin, 18 Desember 2017 – 06:28 WIB

Dorong Pembangunan Desa Berbasis Pancasila

Kamis, 14 April 2016 – 17:37 WIB
Dorong Pembangunan Desa Berbasis Pancasila - JPNN.COM

Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang saat menerima Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik (PK) dr. Karolin Margret Natasa beserta jajaran Pengurus Pusat Pemuda Katolik di Gedung MPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (14/4). FOTO: Humas MPR for JPNN.com

JAKARTA – Organisasi Pemuda Katolik akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Kabupaten Lamandau Provinsi Kalimantan Tengah pada 19-22 April 2016 mendatang. Salah satu rangkaian kegiatan Rakernas Pemuda Katolik adalah bakti desa, selain sosialisasi Pancasila dan pelaksanaan sidang-sidang organisasi.

“Bakti desa adalah kegiatan di mana kader Pemuda Katolik akan terjun di desa-desa. Di sana kader Pemuda Katolik selain membaur dan tinggal dengan masyarakat, juga akan melakukan kerja bakti,” ujar Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik (PK) dr. Karolin Margret Natasa saat audiensi dengan Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang di Gedung MPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (14/4).

Menurut Karolin, dalam kegiatan tersebut Pemuda Katolik juga akan mengadakan Sosialisasi Pancasila. Karolin berharap Pemuda Katolik ikut membumikan nilai-nilai Pancasila sesuai kearifan lokal. Dengan demikian, ormas kepemudaan bisa ikut menyelesaikan masalah yang ada di desa.

Menanggapai hal itu, Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang mengaku gembira dan bangga karena ada ormas kepemudaan menggelar kegiatan di desa atau kampung-kampung. “Biasanya ormas menggelar kegiatan di kota-kota dan di hotel tapi ormas ini membaur dengan masyarakat desa. Ini bagus,” kata Oesman Sapta.

Senator asal Kalimantan Barat ini, mengatakan meski Pemuda Katolik merupakan ormas yang berlabel agama (Katolik, red) namun tidak terkotak-kotak dan melakukan kegiatan bersama masyarakat.

Diakui Oesman Sapta, agama memang sebagai salah satu ke-bhineka-an yang ada di Indonesia. Namun, kegiatan yang akan dilakukan oleh Pemuda Katolik benar-benar nyata dirasakan oleh masyarakat.

Lebih lanjut, OSO, demikian sapaan Oesman Sapta Odang, mengatakan sosialisasi Pancasila yang dilakukan oleh Pemuda Katolik kepada masyarakat desa akan membuat masyarakat desa tambah yakin akan Pancasila.

Ia mengingatkan bahwa Sosialisasi 4 Pilar yang dilakukan oleh MPR tak bisa dilakukan sendiri. Sosialisasi yang dilakukan harus dibantu oleh organisasi kepemudaan seperti Pemuda Katolik dan media cetak. “Sosialisasi tak bisa dilakukan secara sambilan. Untuk itu perlu dukungan semua pihak,” ujar OSO.

SHARES
loading...
loading...
Komentar