Dua Hari Lagi Pendataan Ternak Tuntas
35 Barak Wasior Siap Huni
Jumat, 12 November 2010 – 08:41 WIB

Dua Hari Lagi Pendataan Ternak Tuntas
JAKARTA - Pendataan ternak korban Merapi diharapkan tuntas dalam dua hari ke depan. Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengatakan bahwa tenggat akhir pendataan ternak milik warga Kawasan Rawan Bencana III Gunung Merapi akan tuntas pada Minggu (14/11) nanti. "Setelah itu baru masuk ke tahapan selanjutnya yakn verifikasi data," ujar Menko Kesra Agung Laksono kepada wartawan di Kantor Kemenko Kesra Jakarta, Kamis (11/11) kemarin. Ia menambahkan bahwa akan ada proses pengawasan oleh Inspektorat bersama Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan. Dia juga menambahkan, pemerintah tidak akan memaksakan masyarakat untuk menjual ternak mereka. "Karena program ini tidak bersifat memaksa, jika masyarakat mau menjuala maka pemerintah akan membelinya dengan harga yang pantas," katanya.
Menko Kesra menjelaskan, saat ini pendataan tengah dilakukan oleh Kementerian Pertanian (Kemenpan) melalui dinas peternakan dan pertanian setempat. Tujuan pendataan, kata dia, adalah agar ada akuntabilitas dan transparansi. Setelah pendataan tuntas, pemerintah akan melakukan proses evakuasi dan pelaksanaannya dikoordinasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementan dan TNI/Polri.
Baca Juga:
"Proses selanjutnya adalah eksekusi, dengan tetap memperhatikan kelengkapan administrasi dalam rangka proses transaksi sesuai Petunjuk Operasional Kegiatan," katanya.
Baca Juga:
JAKARTA - Pendataan ternak korban Merapi diharapkan tuntas dalam dua hari ke depan. Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono
BERITA TERKAIT
- RUU Polri Dinilai Membuat Polisi Superbody
- Pertamina Rayakan Puncak Hari Buruh Internasional 2025, Menaker Yassierli Beri Apresiasi
- Bupati Sumedang Berharap Buruh Sejahtera dan Turut Menggerakkan Ekonomi di Indonesia
- Tampilan Kartu Ujian PPPK Tahap 2 Terbaru, Yang Belum Silakan Cetak Lagi
- Sidang Gugatan Pedagang Ayam vs BRI Ditunda Lagi, Haris Azhar Kritik Ketidaksiapan Bank
- MAKI Dorong KPK Usut Dugaan Korupsi Kredit Macet di BPD Kaltim-Kaltara