Dugaan Korupsi Stadion Gedebage, Dinas Tata Ruang Kota Bandung Digeledah

jpnn.com - JAKARTA - Penyidik Bareskrim Polri menggeledah Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (28/4), terkait penyidikan dugaan korupsi pembangunan Stadion Gedebage.
Dalam penyidikan itu penyidik Bareskrim dibantu sejumlah penyidik Polda Jawa Barat, berupaya mencari bukti-bukti dugaan korupsi tersebut. "Pagi tadi penyidik sudah bertolak ke Bandung untuk menggeledah Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kotamadya Bandung," kata Karopenmas Polri Brigjen Agus Rianto, Selasa (28/4).
Dalam kasus ini, Bareskrim sudah menetapkan Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kota Bandung, Yayat A Sudrajat (YAS) sebagai tersangka. Sementara untuk total kerugian negara sedang diproses penghitungan keuangan negara oleh BPKP Perwakilan Jawa Barat.
Dugaan korupsi dilakukan oleh Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kota Bandung, PT Penta Rekayasa (Konsultan Perencana), PT Adhi Karya (kontraktor pelaksana pekerjaan), PT Indah Karya (Konsultan Manajemen Kontruksi) dengan nilai proyek Rp545.535.430.000
Pembangunan stadion tersebut mengalami penurunan yang bervariasi antara 45 cm dengan 75 cm. Hal itu mengakibatkan keretakan di hampir seluruh bangunan stadion.
Kondisi itu disebabkan adanya penyimpangan dalam pembangunan proyek, dimulai pada tahap perencanaan sampai tahap penerimaan hasil pekerjaan yang diduga merugikan negara. (boy/jpnn)
JAKARTA - Penyidik Bareskrim Polri menggeledah Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (28/4), terkait penyidikan dugaan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- AstraZeneca dan CISC Serukan Pentingnya Skrining Kanker Paru Lebih Awal
- Dompet Dhuafa Ajak Masyarakat Menebar Hewan Kurban Hingga ke Pelosok Negeri
- Natalius Pigai Bakal Pertanyakan Vasektomi kepada Dedi Mulyadi
- Pakar Hukum: Putusan MA Wajib Dilaksanakan dalam Perkara RSI NTB dengan Kontraktor
- Kapolda Sumbar Perintahkan Usut Tuntas Kecelakaan Maut Bus ALS di Padang Panjang
- Pencari Kerja Padati Job Fair Jakarta 2025, Ada 12 Ribu Lowongan Pekerjaan Tersedia