Dukung Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan, ABM Group Raih Pendanaan Rp 1 Triliun dari BCA

Dukung Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan, ABM Group Raih Pendanaan Rp 1 Triliun dari BCA
Foto bersama PT ABM Investama Tbk (ABMM) dengan jajaran manajemen PT Bank Central Asia. Foto: Dok. ABM

jpnn.com, JAKARTA - PT ABM Investama Tbk (ABMM) beserta anak usahanya PT Cipta Kridatama (CK) untuk pertama kalinya menandatangani Perjanjian Kredit (PK) Fasilitas bersama PT Bank Central Asia Tbk (BCA) senilai Rp 1 triliun.

Fasilitas kredit tersebut akan digunakan ABM bersama anak-anak usahanya (ABM Group) untuk membiayai belanja modal sekaligus mendukung modal kerja perusahaan dalam mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Penandatanganan PK dilakukan oleh Direktur Utama PT ABM Investama Tbk Achmad Ananda Djajanegara bersama Senior Vice President Corporate Banking Group BCA Yayi Mustika Pudyanti.

“Bersama BCA, maka kredibilitas ABM di mata institusi finansial di Indonesia makin meningkat, karena sebagian besar bank yang tergabung di HIMBARA juga telah mempercayai ABM dengan kerja sama pembiayaan,” ujar Achmad Ananda seusai menandatangani PK di Jakarta belum lama ini.

Komitmen ABM dalam mengembangkan bisnis terbarukan menjadi salah satu dorongan BCA selaku salah satu big bank di Indonesia untuk memberikan pendanaan. Hal ini terbukti dari salah satu kegiatan bisnis terbarukan yang dilakukan oleh ABM.

Melalui salah satu anak usahanya, yakni Anzara Janitra Nusantara (AJN), ABM Group menjalankan bisnis di sektor kelistrikan yang ramah lingkungan dan telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) di Kalimantan Selatan.

Berkat komitmennya, anak usaha ABM tersebut menyabet penghargaan “Aditama” pada ajang Subroto Award yang diinisasi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 2023 lalu.

Langkah AJN dalam mendukung energi terbarukan tak berhenti sampai di situ saja. Perusahaan juga turut membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan listrik bersih ke jaringan.

ABM Investama menandatangani Perjanjian Kredit (PK) Fasilitas bersama PT Bank Central Asia Tbk (BCA) senilai Rp 1 triliun.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News