JPNN.com

Dukung Pertumbuhan Investasi Daerah, PLN Suplai Listrik 30 Juta VA ke PT SILO

Jumat, 31 Januari 2020 – 17:29 WIB
Dukung Pertumbuhan Investasi Daerah, PLN Suplai Listrik 30 Juta VA ke PT SILO - JPNN.com
PT PLN bersama PT Sebuku Iron Lateritic Ores (PT SILO) melakukan penandatanganan Surat Perjanian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) dengan total daya sebesar 30 Mega Volt Ampere (MVA). Foto Yessy Artada/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - PT PLN bersama PT Sebuku Iron Lateritic Ores (PT SILO) melakukan penandatanganan Surat Perjanian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) dengan total daya sebesar 30 Mega Volt Ampere (MVA) atau setara dengan 30 ribu Volt Ampere (VA) di Shangri La Hotel Jakarta, Jumat (31/1).

Direktur Bisnis Regional Kalimantan PT PLN, Syamsul Huda menuturkan PT SILO merupakan pelanggan Tengangan Tinggi kedua di Kalimantan Selatan yang sudah mempercayakan listrik dari perseroan.

Sebelumnya, PT SILO menggunakan captive power atau pembangkit milik sendiri untuk kegiatan operasional.

Nah dengan ditandatanganinya SPJBTL ini, suplai listrik PT SILO nantinya bakal dipasok penuh oleh PLN.

"Terima kasih kepada PT SILO atas kepercayaan yang sudah diberikan kepada kami. Ini menjadi bukti komitmen kami yang selalu berusaha untuk meningkatkan keandalan suplai listrik demi menjamin operasional usaha para investor yang ada di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah," tutur Syamsul.

Syamsul menjelaskan saat ini ketersediaan suplai listrik untuk Provinsi Kaimantan Selatan dan Kalimantan Tengah semakin membaik.

Hal tersebut terwujud karena sistem kelistrikan Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah sudah terhubung atau interkoneksi dengan Provinsi Kalimantan Timur.

Adapun total daya mampu pembangkit sistem interkoneksi saat ini mencapai 2.002 Mega Watt (MW) dengan beban puncak tertinggi mencapai 1.375 MW, sehingga terdapat cadangan daya atau surplus daya mencapai 627 MW atau lebih dari 30 persen.

"Dengan surplus daya yang saat ini mencapai 627 MW, menunjukkan bahwa suplai daya listrik bukan menjadi masalah lagi untuk pelaku usaha yang ingin berinvestasi di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Kami membuka sebanyak-banyaknya permintaan suplai listrik untuk para investor," ungkap Syamsul.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
yessy