Selasa, 23 Juli 2019 – 09:48 WIB

Duo Yahya Gemakan Spirit Pasifik di The 1st Pacific Expo

Jumat, 12 Juli 2019 – 14:10 WIB
Duo Yahya Gemakan Spirit Pasifik di The 1st Pacific Expo - JPNN.COM

jpnn.com, AUCKLAND - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Wellington, Selandia Baru tengah menggelar acara besar di Auckland. Melalui The 1st Pacific Exposition, KBRI Wellington menggandeng negara-negara Pasifik untuk pamer potensi.

Dubes RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya mengungkapkan, The 1st Pacific Exposition mengusung tema Towards One Pacific Destination. “Ada 20 negara Pasifik yang hadir di The 1st Pacific Expo,” ujarnya melalui siaran pers ke media.

Event yang digagas KBRI Wellington itu berlangsung mulai Kamis (11/7) dan akan berakhir pada Minggu lusa (14/7). Selain Indonesia, negara-negara Pasifik yang hadir dalam The 1st Pacific Expo adalah Australia, Cook Island, Federated States of Micronesia, Fiji, French Polynesia, IKiribati, Marshall Islands, Nauru, New Zealand, Niue, Palau, Papua New Guinea, Samoa, Solomon Islands, Timor Leste, Tuvalu, Vanuatu dan Kaledonia Baru.

BACA JUGA: Prakarsai Pacific Expo demi Perkuat Posisi Indonesia sebagai Bagian Pasifik

The 1st Pacific Expo dibuka dengan Tifa Dance oleh enam anak Papua. Tarian dengan iringan tifa yang memperlihatkan kekompakan dalam perbedaan itu juga menjadi bukti bahwa Indonesia merupakan bagian dari Pasifik.

Tantowi saat menyampaikan kata sambutan mengatakan, Indonesia merupakan bagian dari Pasifik. Ada 5 dari 34 provinsi di Indonesia yang berciri Pasifik, yakni Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara dan NTT.

Menurut Tantowi, Indonesia merupakan negara besar yang memiliki ratusan suku, bahasa, adat tradisi dan kepercayaan. Di Indonesia bagian barat, kata Tantowi, penduduknya mirip keturunan Tionghoa. “Di bagian timur ada Melanesia dan Polinesia,” ujar ambasador berlatar belakang entertainer itu.

Adapun Menpar Arief Yahya dalam sambutannya memuji ikhtiar KBRI Wellington melalui The 1st Pacific Expo. Arief mengharapkan event itu melapangkan jalan bagi negara-negara di Pasifik untuk berkolaborasi di sektor pariwisata.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar