Duta Petani Milenial Kementan RI Sigap Menghadapi Covid-19

Duta Petani Milenial Kementan RI Sigap Menghadapi Covid-19
Sandi Octa Susila, salah satu pengusaha pertanian hortikultura asal Cianjur yang juga menjadi Duta Petani Milenial (DPM). Foto: Humas Kementan

Sandi mengatakan DPM akan menghadirkan paket murah tanpa harus keluar rumah.

Selain itu, Jatu Barmawati, DPM yang juga pengusaha ekspor pertanian komoditas manggis, program layanan ini sangat simple.

“Teman-teman DPM yang punya produk bisa dikoordinir dan kemudian akan kami display di web ayomart.id, untuk barang di area sekitar jabodetabek bisa di drop ke packing house saya lalu disebarkan ke konsumen melalui titik terdekat,” ujar Jatu. 

Di tengah mewabahnya virus Covid-19 ini ada satu produk pertanian yang menarik dan menurut penelitian mampu mencegah infeksi berbagai virus termasuk virus Covid-19 yaitu ‘empon-empon’. Empon-empon ini sendiri terdiri dari temulawak, jahe, kunyit, jahe merah.

“Produk ini juga termasuk produk yang akan kita salurkan melalui “AYOMART” nanti akan dibuat per pack yang berisi ramuan empon-empon, sehingga masyarakat hanya tinggal mengolahnya saja dirumah,” ungkap sandi.

Sedangkan untuk produk pertanian lainnya seperti kopi dan komoditas lainnya seperti sayur segar, buah lokal segar, beras organik, telur, obat herbal, dan rempah-rempah juga akan dipasarkan melalui layanan ini dengan no hotline: 0819-1000-6922 atau www.ayomart.id.

Diharapkan dengan adanya gagasan dari Duta Petani Milenial Kementerian Pertanian RI ini makin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan produk pertanian dan kebutuhan pangan tanpa harus keluar rumah. Karena sektor pertanian menjadi kekuatan menghadapi serangan virus Covid-19 ini.

“Mohon doa, ini adalah ikhtiar kita dalam membantu masyarakat ditengah wabah covid-19, dan salah satu emergency exit seperti ini yang kita bisa lakukan,” tutur Sandi.(ikl/jpnn)

Duta Petani Milenial (DPM) yang berada di bawah Kementerian Pertanian RI tidak tinggal diam dalam menyikapi pandemi virus Covid-19 yang tengah menyerang hampir seluruh dunia termasuk Indonesia.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News