Ekosistem Riset Berkembang Selama Pandemi Covid-19

Ekosistem Riset Berkembang Selama Pandemi Covid-19
Menteri Riset Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) telah membentuk konsorsium untuk menangani covid-19.

Konsorsium yang beranggotakan lembaga penelitian di bawah koordinasi Kemenristek/BRIN seperti LIPI, beberapa perguruan tinggi (PT), serta Penelitian dan Pengambangan (Litbang) Kementerian Kesehatan.

Konsorsium juga melibatkan dunia usaha baik swasta maupun BUMN yang mempunyai fokus membantu mencegah, mendeteksi cepat Covid-19 melalui riset dan inovasi seperti vaksin, suplemen, pengobatan dan  teknologi Kesehatan.

“Kami telah mencoba menerapkan triple helix di dalam Konsorsium Riset dan Inovasi tentang covid-19 untuk menghubungkan dunia penelitian dengan dunia industri dan pemerintah,” kata Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro dalam Diskusi Kebijakan: Penanggulangan COVID-19 Berbasis Pengetahuan dan Inovasi yang diselenggarakan oleh Knowledge Sector Initiative (KSI) dan Katadata, Senin (21/6).

Dia menambahkan, berbagai elemen dilibatkan mulai dari kesehatan, ikatan farmasi maupun Kementerian BUMN dan Kementerian Perindustrian.

“Pandemi ini juga menunjukkan ekosistem riset yang selama ini kita bayangkan, justru berkembang dengan baik. Sebelumnya kita belum mempunyai produksi ventilator sendiri, pandemi ini membuat inovasi bekerja dan menghubungkannya dengan  dunia industri,” kata dia.

Dia menambahkan, pihaknya akan tetap mengedepankan pengetahuan dan inovasi dalam upaya menanggulangi pandemi Covid-19.

Data yang digunakan saat ini adalah peta sains yang merupakan pendekatan riset ilmu pengetahuan untuk mengatasi endemi dan pandemi. Hal ini adalah sebuah pendekatan riset selain dari kesehatan itu sendiri.

Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) telah membentuk konsorsium untuk menangani covid-19.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News