Jumat, 16 November 2018 – 23:10 WIB

Elizabeth Taylor Tutup Usia

Kamis, 24 Maret 2011 – 09:02 WIB
Elizabeth Taylor Tutup Usia - JPNN.COM

Elizabeth Taylor bersama suaminya, Larry Fortensky. REUTERS/Fred Prouser/Files

LOS ANGELES - Dunia hiburan kembali berduka. Elizabeth Taylor, aktris legendaris peraih tiga Oscar, kemarin (23/3) menutup mata untuk selamanya dalam usia 79 tahun setelah mengalami gagal jantung.

Perempuan kelahiran London dari ayah dan ibu berkewarganegaraan Amerika Serikat itu meninggal dunia di Cedars-Sinai Medical Center, Los Angeles. Di tempat itulah dia dirawat selama enam pekan terakhir karena gangguan jantung yang mulai dialaminya sejak 2004. "Ibu saya adalah perempuan luar biasa yang menjalani hidup sangat indah, dengan penuh semangat, keceriaan, dan cinta," kata Michael Wielding, satu dari empat anak Taylor, seperti dikutip Associated Press. 

"Kita semua tahu, dunia ini menjadi lebih indah karena kehadiran ibu saya. Jejaknya tak akan pernah pudar, semangatnya akan selamanya bersama kita, dan cintanya akan selalu di hati kita semua," lanjut Wielding dalam pernyataan yang mewakili keluarga.

Tiga anak aktris yang akrab dikenal sebagai Liz Taylor lainnya adalah Christopher Wielding, Liza Todd, dan Maria Burton. Mereka berempat berada di sisi sang ibu yang mendapat gelar "Dame" dari Kerajaan Inggris itu di saat-saat terakhirnya. Taylor juga dikaruniai 10 cucu dan empat cicit.

Taylor merebut Oscar pertamanya lewat film Butterfield 8. Oscar berikutnya melalui Who"s Afraid of Virgiania Woolf. Sedangkan Oscar ketiga diberikan berkat kegigihannya dalam kampanye anti-HIV/AIDS.  Tapi, mungkin Taylor paling dikenang berkat perannya dalam film Cleopatra. Dia menjadi aktris Hollywood pertama yang dibayar USD 1 juta berkat film yang dibuat pada 1961 tersebut.

Di film kolosal itu pula dia bertemu Richard Burton, aktor asal Wales yang dinikahinya dua kali (1964-1974 dan 1975-1976). Total Taylor menikah sebanyak delapan kali. Hidup Taylor memang amat berwarna. Dia dianggap sebagai salah satu simbol seks di eranya. Hanya Marilyn Monroe yang dianggap bisa menyainginya. Dia juga menjadi idola kaum homoseksual.

Perempuan yang di saat-saat terakhir hidupnya harus bergantung pada kursi roda itu juga dikenang sebagai sahabat sejati Michael Jackson. Dia setia berada di sisi bintang yang meninggal pada Juni 2009 tersebut di saat-saat terberatnya. Misalkan ketika kakak Janet Jackson itu diadili karena tudingan pelecehan seksual ke anak lelaki di bawah umur.

Mengawali karir di layar lebar lewat film Lassie Come Home pada 1943, karir filmnya terentang ke sekitar 50 film. Tapi, kecemerlangan karir itu juga diwarnai gangguan kesehatan berkali-kali. Dia tercatat lima kali mengalami masalah parah pada punggung. Pada 1990, dia bahkan nyaris meninggal dunia akibat pneumonia. Hal yang sama terulang kembali pada 1992.

Elizabeth Taylor adalah legenda Hollywood dan wanita yang amat menarik. Dia juga telah menghabiskan 25 tahun hidupnya yang terakhir untuk mengatasi epidemi HIV. "Saya bangga bisa mengenalnya," kata penyanyi terkenal George Michael, seperti dikutip The Independent.

Aktor legendaris Inggris Sir Michael Caine juga merasa sangat kehilangan. "Dia tak hanya aktris luar biasa, tapi juga seorang manusia yang sangat hebat," katanya. Pujian serupa juga dilayangkan host televisi terbama Larry King. "Elizabeth Taylor adalah seorang sahabat, bintang besar, dan wanita yang amat bernyali. Dia sangat spesial. Anda tak akan pernah melihat bintang seperti dia lagi," ujarnya. (ttg)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar