Esemka Sumber Inspirasi, Bukan Kendaraan Politik

Esemka Sumber Inspirasi, Bukan Kendaraan Politik
Esemka Sumber Inspirasi, Bukan Kendaraan Politik
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengaku tak peduli dengan tudingan berbagai pihak yang menyebut bahwa mobil Esemka adalah kendaraan politik dan untuk pencitraan. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah mobil Esemka menjadi salah satu kebanggan Indonesia.

"Terserah saja kalau berbagai pihak menyebut ini sebagai pencitraan dan kendaraan politik. Yang penting, mobil Esemka bisa naik dan jadi kebanggan bagi Indonesia," ungkap Nuh di Jakarta, Minggu (8/1).

Nuh mengatakan, sesungguhnya ada  makna yang tersembunyi dalam bangkitnya siswa SMK saat ini. Yakni, Indonesia sudah merindukan prestasi. Produk anak-anak SMK ini, lanjut dia, tak hanya otomotif, tetapi juga masih banyak yang lainnya, misalnya perakitan laptop dan LCD.

"Masa depannya SMK itu sangat cerah. Munculnya mobil Esemka ini dapat dipakai sebagai sumber inspirasi untuk mengembangkan mobil nasional. Sumber inspirasi tidak harus dari orang besar. Pemerintah juga  akan dorong kerjasama dengan Kementerian Perindustrian (Kemperin) agar produk SMK ini dapat memperoleh label SNI (Standar Nasional Indonesia)," jelas Nuh.

JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengaku tak peduli dengan tudingan berbagai pihak yang menyebut bahwa mobil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News