Fadli Zon Khawatir Rencana Pemindahan Ibu Kota Hanya Pepesan Kosong

Fadli Zon Khawatir Rencana Pemindahan Ibu Kota Hanya Pepesan Kosong
Fadli Zon. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon curiga kepada pemerintah ketika getol membicarakan isu pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Fadli menganggap pemerintah sedang mencari pembenaran terhadap ketidakmampuan mewujudkan janji politik tertentu. "Saya khawatir rencana pemindahan ibu kota hanya dalih karena ketidakmampuan mengatasi persoalan yang ada," ucap Fadli dalam seminar bertema "Menyoal Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara" di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (3/8).

Suami dari Katharine Grace ini pun merujuk satu janji politik pemerintah era Joko Widodo atau Jokowi yang belum terwujud yakni mobil nasional. Hingga kini, pemerintahan Jokowi belum mampu membuat mobil Esemka. Padahal, sambung dia, Esemka ialah janji politik Jokowi sehingga bisa menjadi Presiden RI.

Legislator Fraksi Gerindra itu tidak ingin nasib pemindahan ibu kota berujung dengan Esemka yang tanpa kejelasan waktu diwujudkannya. "Sebab, Esemka itu causa pertama. Saya berharap ini tidak hanya berbicara pepesan kosong," ucap dia.

BACA JUGA: Sekali Lagi, Kritikan Fadli Zon buat Presiden Jokowi soal Pemindahan Ibu Kota

Fadli pun mengingatkan, proses berliku dilalui pemerintah untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta. Pemerintah harus memikirkan semua aspek seperti sosial, ekonomi, hingga budaya.

Bahkan, kata dia, pemerintah harus melakukan kajian atas aspek hukum ketika berwacana memindahkan ibu kota. "Pemindahan ibu kota ini perlu proses panjang. Payung hukumnya bagaimana? Ini cukup kompleks. Sebab, ada setidaknya lima UU yang harus direvisi," timpal dia. (mg10/jpnn)


Suami dari Katharine Grace itu khawatir rencana pemindahan ibu kota hanya dalih, mencari pembenaran.


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News