Fenomena Tanah Bergerak, Sejumlah Warga Seram Bagian Barat Masih Mengungsi

Fenomena Tanah Bergerak, Sejumlah Warga Seram Bagian Barat Masih Mengungsi
Logo BNPB. Foto: ANTARA//bnpb.go.id/pri.

Menurut laporan BPBD, fenomena tanah bergerak terjadi setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta kondisi tanah yang labil.

Sementara itu, berdasarkan analisis gerakan tanah dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, Kecamatan Haumual termasuk wilayah dengan potensi gerakan tanah menengah.

Sementara itu, di kecamatan lain, seperti Hunitetu, Kairatu, Kairatu Barat, Kairatu Timur, Seram Barat, Taniwel dan Taniwel Timur, wilayah tersebut berada pada potensi menengah hingga tinggi.

Menyikapi bahaya gerakan tanah di wilayah Huamual, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi bencana susulan.

Berdasarkan prakiraan cuaca besok Sabtu (6/8), wilayah Huamual berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga berat.

"Potensi hujan ringan hingga sedang masih berpeluang hingga lusa, Minggu (7/8)," kata Muhari. (fat/jpnn)

Sejumlah warga Seram Bagian Barat masih mengungsi pascafenomena tanah bergerak merusak rumah-rumah mereka serta fasilitas pendidikan.


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News