Film Perawan Dayak Tetap Beredar?

Film Perawan Dayak Tetap Beredar?
Film Perawan Dayak Tetap Beredar?
Menyikapi segera beredarnya film Perawan Dayak, Ketua Umum GPDI Yansen A Binti mengatakan, ini mungkin menjadi salah satu kesempatan untuk menunjukkan kebudayaan Dayak.

Nah, sebelum film tersebut beredar, maka produser film terlebih dahulu berkoordinasi dengan DAD Kalteng bersama dengan tokoh masyarakat Dayak lainnya.

“Maksud saya sebelum beredar, film tersebut bisa diputar di hadapan tokoh Dayak di Kalteng. Dengan demikian akan melihat seperti apa kisahnya, karena saya pribadi juga belum mengetahui alur ceritanya dan apa yang ditayangkan dalam film tersebut. Apakah memang tidak baik? Atau bahkan malah layak untuk ditonton masyarakat,” ungkap Yansen kepada Kalteng Pos (Grup JPNN) saat ditemui di Sekretariat KONI Kalteng, Senin (10/6).

Karena itu lanjut Yansen, pihak Dewan Adat terlebih dahulu mengundang produser film. Dengan demikian, dapat melihat langsung apa yang ditayangkan dalam film tersebut, sehingga Dewan Adat juga bisa memberikan masukan mana yang kurang dan tidak perlu ditayangkan.

PALANGKA RAYA – Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng memang akan mencekal jika film yang berjudul “Perawan Dayak” beredar di pasaran.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News