Rabu, 12 Desember 2018 – 06:27 WIB

Fraksi PDIP Bantah Anies soal Reuni 212 Menggerakkan Ekonomi

Selasa, 04 Desember 2018 – 02:44 WIB
Fraksi PDIP Bantah Anies soal Reuni 212 Menggerakkan Ekonomi - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Gembong Warsono menyambut gembira Reuni Akbar 212 bisa berlangsung dengan lancar. Namun, dia sedikit terusik oleh pernyataan Gubernur Anies Baswedan yang mengklaim bahwa acara tersebut berkontribusi terhadap meningkatnya ekonomi ibu kota.

Menurut Gembong, kegiatan yang diikuti puluhan ribu umat Islam itu tidak ada relevansinya dengan kondisi perekonomian. "Ya bukan dikaitkan dengan geliatnya ekonomi mikro yang berkembang di DKI Jakarta. Harusnya kalau kita bicara ekonomi mikro, bagaimana dia mampu memaksimalkan UMKM kita hasil binaan dari pemprov DKI, harusnya disitu," jelasnya saat diminta keterangan, Senin (3/12).

Menurutnya, Anies jangan langsung berbangga dengan penghasilan pedagang saat Reuni 212 meningkat. Sebab, tidak ada gunanya pendapatan meningkat jika hanya terjadi pada satu hari saja.

"Itu kan sesaat masa UMKM kita bergerak hanya dalam waktu-waktu sesaat. Namanya UMKM harus continue bukan hanya sesaat, kemarin membawa dampak iya, tapi bukan kita kaitkan dengan masalah UMKM kita," jelas Gembong.

"UMKM kita kalau mau diapresiasi adalah bagaimana kita mampu menggerakkan mesin-mesin UMKM kita agar ekonomi mikro kita bisa bergerak," tambahnya.

Gembong melihat ada kekeliruan paham dalam mengartikan keuntungan dalam acara tersebut. Sebab, UMKM harus disangkutpautkan dengan penghasilan warga tiap harinya, dan ramainya pelanggan tidak setiap hari.

"Ya bukan sekadar keliru, tapi sangat keliru. Ini insidentil doang. Itu menandakan bahwa kemampuan gubernur menggerakkan ekonomi mikro kita tidak berjalan," pungkasnya.

Sebelumnya, Anies sempat menyatakan bahwa adanya aksi reuni 212 yang mendatangkan keuntungan bagi para pengusaha di Jakarta. Bahkan, ini bisa menjadi keuntungan bagi masyarakat yang tengah mencari nafkah.

Sumber : Jawapos.com
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar