G20 Digelar di Indonesia, Tak Ada Toleransi Terhadap Ancaman

G20 Digelar di Indonesia, Tak Ada Toleransi Terhadap Ancaman
Ilustrasi - Menko Polhukam Mahfud MD. Foto: Ricardo/jpnn.com

Menkopolhukam Mahfud MD tergabung dalam Panitia Nasional G20 sebagai Ketua Hubungan Penyelenggaraan.

Panitia Nasional G20 dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Anggota panitia antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Luar Negeri Retno L P Marsudi, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate.

Menkopolhukam menyampaikan pihaknya bertanggung jawab menyiapkan logistik dan kebutuhan infrastruktur.

Di antaranya standar pelayanan acara, protokol kekonsuleran, akomodasi, logistik, transportasi, dan tempat acara pertemuan.

Kebutuhan untuk menyelenggarakan berbagai rangkaian acara Presidensi, termasuk KTT, pertemuan tingkat menteri dan deputi, serta rapat kerja dan pertemuan lainnya telah disiapkan dengan sebaik-baiknya, kata Mahfud.

“Panitia nasional menyiapkan venue tempat pertemuan yang terdiri dari ruang sidang dengan luas minimal 900 meter persegi dan ruang pendukung seperti dining room, sekretariat, ruang ekshibisi, information center, dan ruang lain-lain,” sebut Menkopolhukam.

Persiapan lain yang dilakukan di bawah koordinasi Menkopolhukam antara lain mencakup persiapan fasilitas kesehatan, protokol kesehatan selama situasi pandemi COVID-19, dan evaluasi situasi pandemi setidaknya dua bulan sebelum acara berlangsung.

Pemerintah menyatakan tidak ada toleransi terhadap ancaman dalam bentu apa pun terkait pelaksanaan G20 yang akan digelar di Indonesia 2022.

Sumber ANTARA

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News