Minggu, 18 November 2018 – 00:13 WIB

Gamawan: Ini Perkelahian Biasa

Selasa, 28 September 2010 – 16:11 WIB
Gamawan: Ini Perkelahian Biasa - JPNN.COM

JAKARTA -- Mendagri Gamawan Fauzi menilai, kerusuhan di Tarakan, Kalimantan Timur (Kaltim), merupakan perkelahian biasa antarwarga. Hanya karena kebetulan melibatkan warga dari dua etnis berbeda, maka tetap dipantau untuk menjamin keamanannya.

"Itu kan insiden yang tiba-tiba-tiba saja,  perkelahian biasa saja, kebetulan saja dari dua suku," ujar Gawaman Fauzi kepada wartawan di kantornya, Selasa (28/9). Dia mengatakan hal tersebut saat ditanya, mengapa kerusuhan di tingkat lokal masih juga muncul, padahal beberapa kali sudah diimabu agar daerah mengoptimalkan fungsi Komunitas Intelijen Daerah (Kominda).

Gamawan mengaku sudah dua kali bicara dengan Gubernur Kaltim, Awang Farouk. Dari penjelasan Awang, kata Gamawan, situasi di Tarakan sudah aman. "Sudah aman, aman. Proses hukumnya berjalan dan sudah semakin tenang," ujar mantan gubernur Sumbar itu. Dia berharap proses hukum bisa berjalan. Gamawan yakin, proses hukum yang fair akan mampu meredakan situasi. Dijelaskan pula, aparat keamanan terus memantau perkembangan di lokasi.

Ditanya mengenai apa saja yang dilaporkan Awang Farouk kepadanya, Gamawan mengatakan,"  Katanya sudah tenang, tapi penyebabnya perkelahian biasa aja. Antara dua orang." Sebaliknya, kepada Awang dia meminta agar terus emmantau situasi. "Cegah insiden yang lebih luas, kemudian melaporkan perkembangannya. Saya sudah dua kali bicara dengan beliau, tadi malam juga," ujarnya.

Seperti diberitakan, sepanjang Senin (27/9), suasana mencekam akibat kerusuhan melanda Tarakan, Kalimantan Timur. Beberapa warga dengan senjata tajam di tangan melakukan aksi sweeping terhadap warga lainnya. Dua rumah juga dibakar massa dan 4 rumah lainnya rusak.

Rusuh dipicu atas tewasnya Abdullah bin H Salim (58) karena dikeroyok 6 pemuda di wilayah Juata Permai, Tarakan Utara. Meninggalnya Abdullah Bin H. Salim ini terjadi pada Minggu malam, atau Senin (27/9) dinihari, setelah sebelumnya terjadi pertengkaran antara anak Abdullah bin H Salim yang bernama Abdul Rahman dengan 6 pemuda. Pertengkaran terjadi usai Abdul Rahman membeli rokok sekitar pukul 22.00, Minggu (26/9) malam lalu. (sam/jpnn)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar