Jika Jakarta Diisolasi, Pak Ganjar Siap Bantu 'Openi' Warga Jateng di DKI

Jika Jakarta Diisolasi, Pak Ganjar Siap Bantu 'Openi' Warga Jateng di DKI
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto: Instagram

jpnn.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap wilayah-wilayah tempat perantau warga Jateng terutama Jabodetabek segera melakukan isolasi. 

Pasalnya, banyak warga Jateng yang saat ini sedang merantau di beberapa wilayah yang menjadi wilayah zona merah covid-19 tersebut. Terutama Jabodetabek

Para perantau itu dikhawatirkan akan memutuskan pulang kampung di saat wabah virus corona makin meluas.

Karena itu, Ganjar pun telah menyiapkan sharing anggaran sebagai dana Pandemic Response.

Ganjar mengungkapkan saat ini lebih dari 100 ribu warga telah pulang ke Jawa Tengah, terutama dari wilayah Jabodetabek.

Padahal beberapa wilayah itu telah ditetapkan sebagai zona merah COVID-19. Kini mereka tersebar ke berbagai daerah di Jateng, dari Wonogiri, Jepara, Purbalingga hingga Rembang.

"Kita mesti menggunakan cara yang logis, kemarin juga bincang dengan gugus tugas, kalau ada daerah zona merah itu bisa diisolasi. Namun, kita harus ngerti risiko dan bagaimana mengelola," kata Ganjar.

Jika status isolasi ditetapkan, secara otomatis seluruh kehidupan keseharian warga jadi tanggung jawab pemerintah setempat, termasuk warga Jateng yang berada di sana. Dari makan, biaya kesehatan sampai jaminan sosial.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap warga Jateng di perantauan tidak pulang kampung sehingga daerah lain yang menjadi zona merah covid-19 perlu diisolasi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News