Ganjar Minta Disdik Cari Solusi untuk Persoalan Zonasi di PPDB Jateng
Dia membenarkan bahwa jarak zonasi saat ini diukur dari RW setempat.
"Jadi kalau ada calon siswa yang tempat tinggalnya satu RW dengan sekolah, maka langsung diterima," ucapnya.
Jumeri juga mengomentari terkait beberapa daerah yang tidak memiliki sekolah. Dia mengatakan, untuk memfasilitasi calon siswa dari daerah yang tidak memiliki sekolah, pihaknya telah memberikan poin khusus bagi mereka sebesar 2,25.
Point itu setara dengan nilai sertifikat tingkat Kabupaten yang dapat digunakan untuk bertarung melalui jalur prestasi.
"Jadi, anak-anak dari daerah yang tidak memiliki fasilitas sekolah itu, bisa mendaftar melalui jalur prestadi di sekolah terdekat dengan tambahan point 2,25. Jadi, calon siswa bisa masuk menggunakan point nilai raport, point kejuaraan dan tambahan point 2,25 itu," pungkasnya. (flo/jpnn)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyoroti masalah zonasi dalam PPDB Jateng yang dikeluhkan orang tua.
Redaktur & Reporter : Natalia
- Video Call Warga di Pedalaman Nagekeo, Ganjar Titip Bantuan untuk Korban Gempa Flores
- Gempa Susulan Guncang Flores Saat Ganjar Bersama Pengungsi Manggarai Timur, Takbir!
- Agustusan di Manggarai, Ganjar Pranowo Rayakan HUT RI Bersama Pengungsi Korban Gempa
- Kunjungi Flores, Ganjar Langsung Temui Pengungsi Gempa di Manggarai Barat Malam-Malam
- Soal Usul Pilkada Versi PKB, Ganjar PDIP: Sebaiknya Segera Dibentuk Pansus
- Kaesang Mau Jadi Caleg di Dapil Puan, Ganjar Yakini Jateng Tetap Kandang Banteng
JPNN.com




