Ganjar Sangat Bangga dengan Posko Sukarelawan di Medan Ini, Ada Apa?

jpnn.com, MEDAN - Bakal Calon Presiden (Bacapres) PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengaku bangga dengan posko sukarelawan di Medan yang mengusung konsep unik dan kekinian.
Posko itu bernama Markas Juang Ganjar. Posko sukarelawan yang diinisiasi oleh anak-anak milenial dan Gen Z di Jalan Sei Batanghari no 143, Kota Medan.
Tak sekadar menjadi tempat rapat dan konsolidasi pemenangan Ganjar, posko itu sengaja dibuat untuk memberikan manfaat lebih pada masyarakat.
Ada kantin kejujuran yang dibuka untuk umum. Masyarakat boleh makan sepuasnya, dengan membayar seikhlasnya. Menunya ayam, udang, tempe, sayuran, dan aneka lauk-pauk lainnya.
Ada juga program pendampingan hukum gratis bagi masyarakat, ambulans gratis, galeri UMKM, dan galeri pengenalan sosok Ganjar.
Karena keunikan itu, Ganjar yang hari ini berkunjung ke Sumut menyempatkan diri mampir. Dia melihat bagaimana aktivitas anak-anak muda di Sumut berkegiatan di posko tersebut.
"Jadi, kami anak-anak muda semua di markas Juang ini, kami ingin melakukan kegiatan yang jelas dan bermanfaat. Makanya, kami membuat kantin kejujuran yang buka setiap siang jam 12.00 sampai jam 13.00 WIB. Kantin ini terbuka untuk umum semua masyarakat boleh ke sini dan bayar seiklhasnya," kata Ade Ritonga, salah satu pendiri Markas Juang Ganjar.
Selain kantin kejujuran, Ade mengatakan di tempat itu juga dibuka layanan konsultasi hukum gratis. Selain itu, juga tersedia ambulans gratis, galeri UMKM, dan galeri tentang kiprah Ganjar Pranowo.
Ganjar sangat mengapresiasi langkah sukarelawan yang didominasi kalangan milenial dan Gen Z itu.
- Tim Hukum Hasto Bawa Bukti Dugaan Pelanggaran Penyidik KPK ke Dewas
- Rempang Eco City Tak Masuk Daftar PSN Era Prabowo, Rieke Girang
- Politikus PDIP Apresiasi Ide Dedi Mulyadi Kirim Siswa Bermasalah ke Barak
- Telkom Gelar Jalan Santai Sambil Pilah Sampah Plastik di Medan
- 5 Berita Terpopuler: Kapan Pengisian DRH NIP PPPK? Simak Penjelasan Kepala BKN, Alhamdulillah Perjuangan Tak Sia-sia
- Rayakan 70th KAA, Usman Hamid And The Blackstones Bawakan Album Baru Kritik Sosial