Gasak Harta Staf Ahli Kementerian LHK, 5 Orang Ini Ternyata Bukan Begal Biasa

Gasak Harta Staf Ahli Kementerian LHK, 5 Orang Ini Ternyata Bukan Begal Biasa
Komplotan begal pesepeda di Jalan Latumenten, Jakarta Barat saat diamankan di Mapolres Metro Jakarta Barat. Foto: Humas Polres Metro Jakarta Barat

"Lima orang kami cek urine semua positif metamphetamin atau sabu-sabu, dari hasil curian yang mereka lakukan mereka menggunakan uang untuk membeli sabu-sabu dan untuk judi," ujar Ady.

Diketahui, seorang pesepeda bernama M Slamet yang merupakan staf ahli Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi korban pembegalan di Jalan Latumenten, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (25/1) malam.

Aksi pembegal terekam CCTV dan viral di media sosial atau medsos.

Dalam rekaman CCTV, korban yang tengah bersepeda di pinggir Jalan Latumenten tiba-tiba dipepet oleh pelaku yang menggunakan sepeda motor.

Pelaku langsung merampas handphone korban yang ditaruh di setang sepeda. Korban yang kaget pun langsung mengejar pelaku.

"Saat korban mengejar pelaku tiba-tiba hilang kendali karena kurang konsentrasi hingga mengakibatkan korban jatuh tersungkur dan mengalami luka pada bagian lengan sebelah kanan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi dalam keterangannya yang diterima, Rabu. (cr1/jpnn)

Setidak sudah 35 kali komplotan yang begal staf ahli KLHK beraksi di wilayah Ibu Kota, simak selengkapnya.


Redaktur & Reporter : Dean Pahrevi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News