Gaya Penambang Sultra Peduli Bencana

Gaya Penambang Sultra Peduli Bencana
Gaya Penambang Sultra Peduli Bencana
KENDARI - Beginilah kalau Gubernur dan Kajati beramal. Hanya dengan menyanyikan sebuah lagu, dengan suara yang pas-pas-an suaranya itu laku hingga ratusan juta rupiah. Adalah Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam, melelang suaranya melalui lagu hari kiamat, langsung diborong tiga pengusaha "tambang" nikel masing-masing menyebut angka Rp. 100 juta. Demikian pula ketika Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra Fachmi melantunkan sebuah lagu lama bergenre rock an roll itu langsung dibandrol seorang penambang lokal senilai Rp. 50 juta.

Alhasil, pengumpulan dana untuk korban gempa bumi Sumatera Barat yang dikoordinir langsung oleh Gubernur Nur Alam, malam itu berhasil meraup angka hampir Rp. 4 miliar. Dari angka itu, diperoleh dari upaya penggalangan dana dari seluruh kepala daerah di Sultra, dan juga sejumlah penambang di sana. "Dari para penambang terkumpul Rp. 600 juta," kata Gubernur Nur Alam. Tentu, angka itu diluar lelang suara gubernur yang terjual Rp. 300 juta dan Kajati Fachmi Rp. 50 juta.

Pengumpulan dana melalui malam dana yang berlangsung di pendopo gubernuran Sultra ini memang berlangsung meriah. Meski juga sempat mengundang kritik, akibat banyaknya penambang yang disebut-sebut sebagai perusak lingkungan, yang datang pada malam itu. "Sumbangan mereka tidak sebanding dengan kerusakan lingkungan yang mereka buat," kata donny, seorang warga yang mengaku kecewa dengan minimnya partisipasi para perusaka lingkungan terhadap bencana alam. (m1/aj)

KENDARI - Beginilah kalau Gubernur dan Kajati beramal. Hanya dengan menyanyikan sebuah lagu, dengan suara yang pas-pas-an suaranya itu laku hingga


Redaktur & Reporter : Auri Jaya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News