Gegara Kecanduan Game HP, Dua Remaja Alami Gangguan Jiwa

Gegara Kecanduan Game HP, Dua Remaja Alami Gangguan Jiwa
Kehidupan pasien dengan gangguan kejiwaan di Yayasan Al Fajar Berseri Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jabar. Foto: Pradita Kurniawan Syah/Antara

jpnn.com, BEKASI - Akibat kecanduan gim (game) di telepon seluler, dua remaja di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengalami gangguan jiwa hingga terpaksa dirawat di yayasan gangguan jiwa setempat.

"Ini contoh nyata penggunaan telepon seluler secara berlebihan sebagai dampak perkembangan gim," kata Ketua Yayasan Al Fajar Berseri Tambun Selatan Marsan.

Marsan mengatakan, kedua remaja itu sudah sekitar satu tahun dirawat di yayasan yang ia dirikan. Mereka adalah Nv (17) asal Cikarang Selatan dan Ty (17) asal Cibitung.

Dalam kesehariannya mereka hanya berdiam diri dan sesekali berinteraksi namun kedua pasien itu seketika bereaksi ketika melihat telepon genggam.

"Jadi, (sehari-hari) cuma biasa saja, diam saja. Makan juga bisa. Cuma kalau ada HP, langsung direbut, diambil, dimainin. Misalnya, ada HP di-charge, langsung direbut. Ini karena mereka sudah terlalu ketergantungan dengan gim di HP," ucap dia.

Berdasarkan informasi dari keluarga keduanya, mereka sudah sangat berlebihan menggunakan ponsel bahkan mereka mengoperasikan gawai dari sejak bangun tidur hingga malam, menjelang tidur kembali. Ketergantungan itu bahkan mengganggu kehidupan nyata mereka. Tidak jarang mereka pun bolos sekolah.

"Bahkan buat makan pun mereka kadang lupa. Lebih parah lagi, kalau dilarang mereka mulai emosional. Bukan cuma marah tapi sampai melawan orang tuanya. Ada beberapa kasus, termasuk yang dua ini," katanya.

Marsan melanjutkan, Nv dan Ty bukan pasien gangguan kejiwaan pertama yang dirawat karena penggunaan gawai. Sebelumnya ada satu pasien lain asal Medan yang mengalami hal serupa.

Dua remaja di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengalami gangguan jiwa akibat kecanduan gim (game) di telepon seluler.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News